MITOS ATAU FAKTA MAKAN KACANG BIKIN JERAWATAN

0
371

Jerawat pada wajah pada dasarnya tumbuh karena kondisi hormon androgen. Hormon ini akan mulai aktif pada saat remaja. Kepekaan kulit terhadap hormon ditambah dengan bakteri pada kulit serta asam lemak di dalam kelenjar minyak membuat jerawat tumbuh.

Selain itu, ada hal-hal lain yang memacu timbulnya jerawat. Misalnya seperti naik turunnya hormon ketika perempuan sedang haid, menyentuh atau memencet jerawat, hingga menggunakan helm yang rapat. Makanan juga bisa bikin jerawatan.

Berbagai jenis makanan dinyatakan dapat menyebabkan jerawat. Beberapa penelitian telah membuktkan hal ini.

Pada tahun 2005 dan 2006, para ahli dari Harvard School of Public Health di Amerika Serikat melakukan dua penelitian untuk melihat hubungan antara susu dengan timbulnya jerawat. Kedua penelitian tersebut menyimpulkan adanya hubungan antara konsumsi susu sapi dengan tumbuhnya jerawat pada wajah mereka.

Hingga saat ini ada banyak orang yang menilai bahwa kacang bikin jerawat. Para ahli masih berbeda pendapat akan hal ini. Namun yang jelas, penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Dermatology dan the Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa kacang tidak menimbulkan jerawat.

Banyak yang percaya kacang bikin jerawatan karena kacang-kacangan mengandung lemak. Padahal, lemak yang paling banyak terkandung dalam kacang adalah lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh adalah jenis lemak baik yang justru punya manfaat baik buat kesehatan.

Akan tetapi, kalau Anda makan kacang-kacangan yang diolah dengan cara digoreng, kadar lemak jenuhnya tentu jadi tinggi. Ini karena minyak yang digunakan untuk menggoreng mengandung lemak jenuh. Nah, mengonsumsi gorengan, termasuk kacang goreng, dalam jumlah berlebihan memang bisa memicu masalah pada kulit seperti jerawat.

Karena itu, bila Anda suka makan kacang tapi takut kacang bikin jerawatan, pilih kacang-kacangan yang dipanggang, bukan digoreng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here