MITOS ATAU FAKTA MAKAN COKELAT BISA MERUSAK GIGI

0
239

Saat mengonsumsi satu jenis makanan seringkali tak bisa dilepaskan dari mitos dan fakta seputarnya.
Termasuk untuk cokelat yang merupakan makanan favorit hampir semua orang  dari segala usia.

Cokelat pun merupakan makan yang cocok dimakan langsung atau dicampur dengan olahan makanan
lain. Tak hanya lezat dan mengoda, ternyata cokelat mempunyai nutrisi penting untuk menjaga gaya
hidup sehat.

Cokelat pun dinilai dapat memperbaiki mood  Anda ketika galau  dan ketika wanita sedang PMS
(premenstrual syndrome). Cokelat sama sekali tidak buruk bagi kita, tetapi ada banyak  mitos  beredar
tentang cokelat.

 

Banyak orang yang memilih untuk menghindari konsumsi cokelat karena menganggap makanan
manis ini mampu merusak kesehatan gigi. Cokelat dianggap sebagai salah satu penyebab
masalah gigi berlubang atau gigi yang menghitam. Namun, sebuah penelitian terbaru justru
menunjukkan fakta sebaliknya. Tak disangka, cokelat ternyata justru mampu mencegah
kerusakan pada gigi. Bagaimana hal ini bisa terjadi?
Gigi berlubang tidak selalu disebabkan akibat konsumsi cokelat. Kerusakan gigi yang kamu alami
mungkin saja berasal dari jarangnya menggosok gigi setelah memakan cokelat. Studi yang
dilakukan oleh Osaka University di Jepang menemukan jika bagian dari biji kakao (bahan utama
cokelat) mampu menghambat bakteri mulut dan mencegah kerusakan gigi.
Setelah mengetahui fakta ini, bukan berarti nantinya kamu tidak akan menggosok gigi setelah

konsumsi makanan manis. Tetap rajin menggosok gigi agar sisa makanan yang menempel bisa
terangkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here