MITOS ATAU FAKTA JERUK LEMON DAPAT MENYEMBUHKAN JERAWAT

0
234

Beberapa penelitian berhasil membuktikan kandungan flavonoid yang terkandung di jeruk lemon merupakan agen antibakteri. Tidak hanya flavonoid, jeruk lemon juga mengandung zat antibakteri lainnya, yaitu asam sitrat yang merupakan asam organik dan minyak atsiri berupa limonene. Asam sitrat yang terkandung pada lemon berfungsi sebagai zat exfoliant yang dipercaya mampu menghilangkan sel mati (yang menutupi pori-pori dan sering menyebabkan infeksi dan iritasi) pada lapisan luar kulit. Lemon juga memiliki sifat antibakteri yang membuatnya dapat menciptakan lingkungan asam sehingga bakteri tidak berkembang biak.

 

Lemon juga memiliki sifat antiseptik dan antiradang yang baik untuk kesehatan kulit. Namun nyatanya tidak hanya itu, jangan sembarangan menggunakan lemon untuk jerawat. Alih-alih mendapatkan kulit yang mulus udan bersih, lemon justru dapat memperparah jerawatmu,  bahkan membuat kulit wajahmu semakin rusak. Menggunakan sari lemon secara langsung ke kulit  belum tentu baik, apabila ingin mendapatkan semua manfaat lemon seperti yang sudah disebutkan di atas, termasuk untuk mengatasi jerawat. Ingat, meski lemon adalah bahan alami, bukan berarti lemon aman untuk kulit wajahmu lho!

Kandungan kadar asam pada lemon sangatlah tinggi dengan perolehan pH bernilai 2. Padahal, pH alami kulit wajah manusia berkisar antara 4,-5,5 saja.

Nah! pH lemon yang cenderung rendah ini dapat menyebabkan luka bakar kimia. Bukan hanya membakar kulitmu , secara tidak langsung lemon juga berisiko menyebabkan dermatitis kontak, ruam, dan iritasi kulit. Ngeri juga yah tentunya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here