SINDROM PATAH HATI

0
364

Broken Heart Syndrome adalah gangguan pada jantung dalam waktu sementara yang diakibatkan oleh situasi yang membuat penderitanya tertekan atau stres. Penderita sindrom ini tiba-tiba akan mengalami nyeri di bagian dada secara tiba-tiba seperti tertusuk, dan sesak napas. Gejalanya pun disebabkan oleh respon jantung terhadap munculnya hormon stres atau kortisol ketika si penderita menghadapi situasi yang menekannya.

Dalam waktu yang singkat, sebagian jantung si penderita membesar dan membuat proses kerja jantungmu tidak dapat berfungsi dengan baik, namun sebagian jantung lainnya akan bekerja dengan normal atau malah berkontraksi kuat.

Namun kamu tidak perlu takut apabila kamu merasakan gejala dari penyakit ini, karena kondisi ini akan pulih dengan sendirinya dalam jangka waktu seminggu. Kelainan ini seringkali dialami oleh kaum hawa, khususnya yang telah mengalami menopause.

Walau sebagian besar penderita penyakit ini dapat pulih kembali seperti sediakala, komplikasi yang mematikan bisa saja dapat terjadi. Komplikasi berat yang biasanya terjadi adalah bengkak pada paru, kelainan irama jantung ganas, shock kardiogenik, disfungsi katup mitral, pembentukan bekuan darah, stroke, bahkan kematian. Dengan menjalani pengobatan rutin, sebagian besar pasien dapat diselamatkan dan pulih seperti sediakala.

Sindrom patah hati seperti ini perlu diwaspadai. Sering kali para anggota keluarga mengabaikan keluhan dari para penderita kelainan ini karena menganggap hanya respons psikologis yang wajar akibat kehilangan pasangan hidup atau orang yang amat dikasihi. Atau bisa saja karena kemarahan yang membara dan rasa sedih akibat penolakan dari seseorang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here