Kisah Umayyah Bin Khalaf, Kafir yang Percaya Pada Nabi – Ust. Khalid Basalamad Lc,MA

0
349

Umayyah Bin Khalaf adalah seorang musyrikin yang sangat gila harta. Umayyah mempunyai sahabat bernama Saad Bin Muadz, seorang muslim dan sekaligus sahabat nabi. Saat Saad pergi menunaikan umrah lantas dia mampir ke Umayyah di Mekah seraya berkata, Carilah untukku saat yang sepi barangkali aku bisa melakukan thawaf di Kabah.

Saat setelah Tawaf, datanglah Abu Jahal dengan bertanya-tanya siapa sosok yang sedang bersama Umayyah Bin Khalaf. Setelah mengetahuinya, terjadi cekcok antara Saad Bin Muadz dan Abu Jahal.

Lantas Umayyah berkata kepada Saad, Jangan kau angkat suaramu wahai Saaddi atas suara Abul Hakam pemimpin penduduk lembah ini.

Saad berkata, Biarkanlah kami wahai Umayah, demi Allah aku telah mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata, merekalah yang akan membunuhmu.

Umayyah berkata, Di Mekah?

Saad menjawab, Aku tidak tahu.

Ummayah merasa gundah dengan berita itu, sepulangnya ke rumah, dia berkata ke istrinya, Wahai Ummu Shafwan, tahukah apa yang dikatakan Saad tentang diriku?

Ummu Shafwan bertanya, Apa yang dikatakannya?

Kata Saad, Dia berkata, Muhammad mengabarkan, bahwa mereka akan membunuhku. Lalu aku bertanya kepadanya: Di makkah? Aku tidak tahu, jawabnya.

Kalimat (mereka akan membunuhmu) tetap terngiang menghantui diri Umayyah, berita yang tak pernah dibayangkan sebelumnya, karena dia mengakui dalam hatinya, benarnya kenabian Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Umayyah bin Khalaf sendiri bersaksi akan hal ini dalam pernyataannya kepada Muadz, “Demi Allah Muhammad tidak berbohong apabila dia berbicara.”

Itulah cerita dari Umayyah Bin Khalaf, seorang kafir yang sangat percaya akan perkataan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here