SINDROM BURNOUT

0
320

Sindrom Burnout pertama kali pada tahun 1980 oleh psikoanalis terkemuka Amerika Serikat yakni Freudenberger.  Meski sudah diperkenalkan sejak 48 tahun yang lalu, Sindrom Burnout belum dikenal dan dimengerti oleh sebagian besar masyarakat saat ini.  Kita sering mendengar keluhan- keluhan seperti ‘’ aku kelelahan, seperti kehabisan baterai’’ atau ‘’aku seperti mesin tua yang tak bertenaga’’. Keluhan-keluhan tersebut sering terdengar di sekitar kita tapi sebagian besar orang akan menganggap bahwa ucapan seperti itu hanyalah keluhan atau malah justru sebagian berpikir keluhan semacam itu bisa jadi alasan untuk bermalas-malasan.

 

Hingga kini definisi burnout masih dibicarakan oleh para ahli kedokteran jiwa dan kedokteran okupasi.  Tapi satu yang pasti, sindrom burnout sudah menjadi masalah dan karena itu diagnosis burnout dapat ditemukan di ICD 10 (International Classification Of Disease 10) yakni pada kode diagnosis Z.73.0.

 

Lalu, apakah itu Sindrom Burnout?

Sindrom Burnout ialah kelelahan yang berlebihan secara fisik, mental dan emosi akibat stres yang berlebihan dan berkepanjangan. Ketika kita mengalami  stres akibat aktivitas pekerjaan yang berlebihan kemudian dibebani oleh tuntutan baru lagi, maka secara naluriah kita akan berusaha memenuhi semua tuntutan tersebut dan kemudian dibebani oleh jadwal pekerjaan dan juga beban lain dan jika hal tersebut terjadi berkepanjangan maka stres tersebut dapat menyerap energi fisik dan emosi hingga mental kita secara perlahan.

Sindrom burnout yang tidak diselesaikan dengan baik bisa mengarah kepada depresi, gangguan cemas hingga prilaku percobaan bunuh diri.

 

Namun, stres dan sindrom burnout berbeda. Sindrom burnout adalah stres yang berkepanjangan dan tidak terselesaikan dengan baik. Orang yang mengalami stres masih memlikki harapan pada apa yang ia kerjakan dan stres lebih cenderung kepada gejala fisik. Namun Sindrom burnout ialah stres yang pada akhirnya berakibat bukan hanya kepada gejala fisik melainkan juga mental dan emosi sehingga membuatmu jadi lebih agresif dan depresi. Seseorang yang mengalami sindrom burnout tidak menyadari ia mengalami gangguan tersebut tetapi orang disekitar mulai melihat penurunan kualitas pekerjaan, perubahan prilaku dan gangguan kesehatan seperti kelelahan yang berkepanjangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here