Kematian Umayyah Bin Khalaf – Ust. Khalid Basalamad Lc,MA

0
1490

Gembong kekufuran, Umayyah bin Khalaf, salah seorang pemilik hati yang keras dari kalangan musyrikin Quraisy, termasuk  salah seorang yang berbuat keonaran dan kerusakan di muka bumi dan merusak hubungan antar sesama manusia. Jelas bagi kita perjalanan hidupnya, tidak tersisa celah dari kesempatan untuk mengganggu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melainkan Umayyah adalah salah seorang yang paling berperan di kalangan orang-orang yang berbuat kejam baik dengan perkataan maupun perbuatan. Maka dia layak menerima siksa paling berat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala di dunia. Dan di akhirat lebih pedih dan kekal serta lebih dahsyat.

Mendengar berita mengerikan tentang perkataan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam , tiba-tiba jiwanya diliputi rasa takut. Dia sendiri bahkan sampai bersumpah tidak akan bergabung dalam perang ini. Meski ia mendustakan nabi, tapi dalam batinnya membenarkan bahwa ucapan keponakan Abu Thalib tersebut pasti terjadi.

Berbagai cara dia lakukan agar tidak ikut perang. Hal ini dilakukan tentu supaya nyawanya tak melayang. Takdir Allah berkata lain. Akibat ejekan Abu Jahal dan ‘Uqbah bin Abi Mu’aith yang mencibirnya seperti banci, bahkan oleh Abu Jahal disuruh memakai celak laiknya wanita. Manusia pengecut ini akhirnya naik pitam dan dengan terpaksa ikut bersama mereka.

Pada Pertempuran Badar Kubra, ia akhirnya tewas bersama anaknya (Ali) di tangan Bilal bin Rabbah (budak yang pernah disiksanya di gurun pasir yang membara), Ammar bin Yasir bersama gabungan sahabat lainnya. Nasib yang sama juga dialami Abu Jahal, Uqbah bin Abi Mu’aith, ‘Utbah, dan Syaibah. Mereka semua tewas secara tragis, dalam medan Perang Badar Kubra.

Ceramah ini dari Ust. Khalid Basalamah Lc,MA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here