Kisah Pohon Sahabi

0
4736

Pohon yang disebut pohon Nabi ini ditemukan setelah Pangeran Ghazi bin Muhammad yang baru kembali dari belajar di Universitas Cambridge setelah ditugaskan oleh sang paman, Raja Hussein, untuk bekerja di Perpustakaan Kerajaan. Pohon yang terletak di wilayah Safawi Provinsi Zarqa, Yordania inilah yang diyakini sebagai tempat Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Pendeta Buhaira. Tiga manuskrip kuno yang ditulis oleh Ibn Hisham, Ibn Saad al-Baghdadi, dan Muhammad Ibn Jarir al-Tabari menceritakan tentang kisah Bahira yang bertemu dengan bocah kecil calon rasul terakhir. Saat itu Muhammad baru berusia 9 atau 12 tahun. Beliau menyertai pamannya Abu Thalib dalam perjalanan untuk berdagang ke negeri Syam, negara Suriah saat ini. Suatu hari, Pendeta Bahira mendapat firasat, kalau ia akan bertemu dengan sang nabi terakhir. Tiba-tiba ia melihat rombongan kafilah pedagang arab, dan melihat pemuda kecil yang memiliki ciri-ciri sesuai yang digambarkan dalam kitabnya. Kemudian Bahira mengundang kafilah tersebut dalam sebuah perjamuan, kecuali anak yang ia tunggu-tunggu. Ternyata Muhammad kecil sedang menunggu di bawah pohon untuk menjaga unta-unta. Bahira keluar mencarinya dan ia sangat takjub menyaksikan cabang-cabang pohon Sahabi merunduk melindungi sang pemuda dari terik matahari. Dan segumpal awan pun ikut memayungi kemanapun Ia pergi. Bahira pun meminta agar bocah kecil tersebut diajak serta berteduh dan bersantap dalam perjamuan. Dia pun segera meneliti dan menanyai pemuda kecil ini dan menyimpulkan bahwa Dia adalah utusan terakhir yang di jelaskan dalam Alkitab. Pendeta itu lantas memberi tahu Abu Thalib bahwa anak kecil yang turut serta dalam rombongannya (Nabi Muhammad) kelak akan menjadi Nabi. Pendeta Buhaira berpesan agar Abu Thalib menjaga Nabi Muhammad SAW. Perihal kisah ini juga dituliskan ahli sejarah Islam, Ibnu Hisyam, dalam buku Al-Sirah al-Nabawiyah. Kisah pertemuan Nabi dengan Buhaira juga dituliskan Ibn Sa’d al-Baghdadi, dan Muhammad Ibn Jarir al-Tabari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here