Legenda Dream Catcher

0
930

Dream Catcher sudah ada sejak dahulu kala di antara beberapa suku asli Amerika, terutama melalui suku-suku Ojibwe dan Lakota.Dalam bahasa Ojibwe, dream catcher dikenal dengan sebutan asabikeshiinh yang berarti “laba-laba“, yang mengacu pada jaring-jaring yang ditenun untuk menutupi lingkaran.

Jika kebanyakan budaya menganggap bahwa laba-laba adalah lambang yang menyeramkan, orang-orang Ojibwe malah memiliki anggapan yang sebaliknya.

Mereka menganggap laba-laba sebagai sebuah simbol perlindungan dan kenyamanan. Berdasarkan kisah dari masyarakat  Ojibwa, seorang wanita mistik yang disebut sebagai “Spider Woman” atau “wanita laba-laba” digambarkan sebagai pelindung spiritual bagi suku tersebut, terutama untuk anak-anak kecil dan bayi.

Ketika orang-orang Ojibwe terus bertambah dan mulai menyebar ke seluruh negeri, wanita laba-laba yang mereka percayai tersebut diyakini akan mengalami kesulitan untuk terus melindungi dan mengawasi semua anggota suku saat mereka bermigrasi ke tempat yang lebih jauh.

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa akhirnya dia menciptakan dream catcher untuk yang pertama kalinya. Mengikuti apa yang dilakukannya tersebut, para ibu dan nenek yang berasal dari suku tersebut pun mulai menciptakan dream catcher sebagai alat untuk melindungi anak dan keluarga mereka dari jarak yang jauh secara mistis.

Dream Catcher Pertama Kali Di Buat

 

 

TUJUAN DARI DREAM CATCHER

Dream catcher atau  “Sacred Hoops” ini secara tradisional digunakan sebagai jimat untuk melindungi orang yang sedang tidur, khususnya untuk anak-anak. Dengan kata lain, penangkap mimpi ini dibuat dengan tujuan untuk menangkal anak-anak dari mimpi buruk.

Penduduk asli Amerika percaya bahwa udara malam biasanya dipenuhi dengan mimpi, baik itu mimpi buruk ataupun mimpi yang indah.

Ketika penangkal mimpi buruk ini digantungkan di kamar tidur, di tempat dimana sinar matahari bisa menyentuhnya, dream catcher tersebut akan langsung bertindak dan dipercaya akan menangkap segala macam bentuk atau jenis mimpi dan pikiran-pikiran lainnya ke dalam jaring gantungan tersebut.

Jika yang datang adalah mimpi yang baik, maka mimpi tersebut akan melewati jaring-jaring pada dream catcher dan dengan lembut meluncur turun ke atas bulu-bulu yang menjuntai ke bawah untuk membuat orang yang sedang tidur di bawahnya menjadi nyaman.

Sedangkan untuk mimpi buruk, bagaimanapun mimpi tersebut akan terjebak di dalam jaring pelindung dan hancur, terbakar dalam cahaya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here