Siapakah Penemu Gula ?

0
857

Ada banyak sekali makanan dan minuman manis yang bisa kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saja susu, teh manis, sirup, es krim, permen, donat, dan kue-kue ringan lainnya.

Makanan dan minuman itu mendapatkan rasa manisnya dari gula, baik itu gula alami maupun gula buatan.Ternyata gula sudah ada sejak ribuan tahun lalu,lho..

Gula berasal dari tanaman tebu dan memiliki sejarah yang cukup panjang, nih, teman-teman.

Tanaman tebu dengan nama Latin Saccharrum officinarum ini diperkirakan berasal dari daerah Pasifik Selatan.

Menurut catatan sejarah, tanaman ini pertama kali ditemukan di Papua Nugini dan sudah ada sejak 8.000 Sebelum Masehi (SM).

Saat itu, masyarakat setempat mengonsumsi tebu dengan cara menyesap atau mengisap batangnya. Tebu di olah menjadi gula

Sedangkan gula pertama kali disebutkan di dalam teks kuno Budhagosa di India sekitar 2.500 tahun yang lalu, tepatnya pada 500 SM.

Saat itu, masyarakat sudah memanfaatkan tanaman tebu dan mengolahnya menjadi gula. Bahkan seorang raja dari Persia bernama Raja Darius mengatakan bahwa tanaman tebu merupakan batang rerumputan yang menghasilkan madu tanpa lebah.

Sekitar tahun 283 SM, informasi tentang tebu dan gula menyebar dari India ke Tiongkok bersamaan dengan masuknya ajaran agama Buddha.

Lalu, pada abad ke-11, gula sudah menyebar di wilayah Mediterania hingga Eropa.

Sedangkan gula baru masuk ke Indonesia pada abad ke-15 karena dibawa oleh pedagang dari Tiongkok.

Pada 1830, pemerintah Hindia Belanda menerapkan sistem tanam paksa di Indonesia.

Salah satu komoditas utama dalam sistem tanam paksa adalah tanaman tebu. Barulah pada 1861, Indonesia memiliki pabrik gula sendiri.

Pabrik gula ini dibangun oleh Mangkunegaran IV di Solo, Jawa Tengah, dengan nama De Tjolomadoe.

Sekarang ini, pabrik gula ini sudah berhenti beroperasi. Namun, bangunannya dimanfaatkan menjadi sebuah museum dan tempat wisata.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here