MISTERI KEBERADAAN KOTA EMAS YANG HILANG

0
271

Legenda Cibola, Seven Cities of Gold, mungkin berasal dari legenda sebelumnya yaitu mengenai nasib Don Rodrigo dari Spanyol saat ia kehilangan kerajaannya kepada kaum Muslim pada abad ke-8 M. Dikatakan bahwa raja mengambil tujuh uskup serta sejumlah orang dan berlayar ke sebuah pulau bernama Antilia. Di pulau itu, setiap uskup membangun sebuah kota, sementara kapal dan alat navigasi dibakar untuk mencegah orang-orang kembali ke Spanyol.

Legenda itu dihidupkan kembali pada tahun 1530-an, ketika empat orang yang selamat dari ekspedisi Narváez yang malang itu berhasil kembali ke New Spain. Ekspedisi yang dilakukan pada 1527, ditujukan untuk penjajahan di Florida.

 

Pada tahun 1528, saat mencoba berlayar dari Meksiko ke Florida, awak kapal tersebut terdampar di pantai Texas. Orang-orang yang selamat ditangkap oleh masyarakat adat. Setelah empat tahun di tahanan, orang-orang berhasil melarikan diri, dan selama empat tahun berikutnya berjalan melintasi apa yang sekarang ada di Amerika Serikat bagian selatan.

Ketika mereka akhirnya bertemu dengan tentara Spanyol di Sinaloa di Meksiko modern, hanya tersisa empat orang, yang memiliki kekuatan awal 600. Selama bertahun-tahun mengembara, para pria menemui banyak suku asli, dan salah satu legenda yang mereka dengar adalah tentang tujuh kota yang kaya dengan emas, konon terletak di suatu tempat di Gurun Sonora.

Pada tahun 1539, Raja Muda dari New Spain, Antonio de Mendoza, mengirim salah satu korban selamat, seorang budak Afrika Utara bernama Esteban de Dorantes, dan seorang pastor Fransiskan, Marcos de Niza, dalam sebuah ekspedisi untuk menemukan Tujuh Kota.

Selama ekspedisi ini, Esteban dilaporkan dibunuh oleh Zunis yang ditemuinya, sementara Marcos berhasil kembali ke Mexico City, di mana dia melaporkan bahwa dia melihat salah satu kota Cibola dari kejauhan. Dia tidak memasuki kota, namun, karena dia takut akan mengalami nasib yang sama seperti Esteban.

Percaya cerita pendeta tersebut, Raja Muda memutuskan untuk melakukan ekspedisi yang lebih besar di tahun berikutnya, kali ini di bawah kepemimpinan conquistador Francisco Vázquez de Coronado. Pada bulan Februari 1940, Coronado memimpin 350 tentara Spanyol dan antara 900 dan 1300 sekutu pribumi ke utara untuk mencari Tujuh Kota.

Ekspedisi yang berlangsung sekitar dua tahun ini merupakan kegagalan total. Para peneliti menemukan kota-kota besar dengan dinding yang terbuat dari emas, Coronado dan anak buahnya hanya menemukan desa sederhana dengan dinding lumpur dan bata. Akibatnya, banyak orang, termasuk Coronado sendiri, menjadi bangkrut saat ekspedisi karena kembali ke Kota Meksiko dengan tangan hampa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here