INILAH 8 JENIS BUNGA YANG DAPAT DIKONSUMSI SEBAGAI PENYEDAP DAN KESEHATAN!

0
655

Channel E – Selain cantik dan beraroma harum, ada beberapa jenis bunga ternyata juga bisa dimakan. Bagi sebagian orang, memakan bunga memang bukan hal aneh. Namun banyak orang yang menganggap bunga adalah makanan yang tak lazim.

Jenis bunga yang dapat dimakan ini biasanya disebut edible flowers. Tekstur, rasa, dan aromanya yang unik menjadikan bunga kini makin populer sebagai bahan kreatif dan inovatif dalam dunia kuliner. Edible flowers sangatlah populer di era Victoria selama pemerintahan Ratu Victoria.

Bunga telah lama digunakan sebagai bahan campuran dalam teh dan sebagian lainnya dikeringkan untuk ramuan obat tradisional. Di luar negeri, bunga bahkan ditambahkan dalam salad, ice cream, dan minuman. Sementara di Indonesia, beberapa bunga dijadikan bahan untuk sayur dan tumisan.

Ada dua hal yang perlu diingat tentang bunga yang dapat dimakan. Pertama, hindari bunga yang pertumbuhannya menggunakan bahan-bahan pestisida. Kedua, tidak semua bunga bisa kamu makan, ada pula beberapa dari mereka yang beracun.

Nah penasaran apa saja jenis bunga yang aman di makan? Yuk disimak penjelasan berikut!

 

1. Bunga Turi

gambar: Istimewa

Bunga turi atau kembang turi merupakan bunga yang dapat dimakan dan sangat umum ditemukan di Indonesia. Terdapat dua jenis bunga turi, yakni yang berwarna putih dan berwarna merah. Bunga turi biasanya dimasak seperti sayur asem dan memiliki rasa agak pahit dan juga gurih. Selain sayur asem, biasanya juga digunakan sebagai lalapan untuk pecel.

Tanaman ini juga memiliki banyak manfaat loh. Bunga turi mengandung saponin, tanin glikoside, perioksidase, vitamin A, vitamin B, vitamin C. Selain itu juga mengandung kalsium, zat besi, d an zat gula. Kandungan-kandungan yang dimiliki bunga turi tersebut membuatnya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

 

2. Bunga Kecombrang

gambar: Istimewa

Kecombrang memiliki nama latin Etlingera elatior, tumbuhan berbentuk bunga ini banyak dimanfaatkan sebagai bumbu masak di Asia. Selain Indonesia, kecombrang juga banyak dipakai di Malaysia dan Thailand. Orang banyak menggunakan bagian bunganya yang masih kuncup dan berwarna merah muda untuk berbagai masakan.

Bunga ini mengeluarkan aroma segar dan rasa khas yang harum sehingga banyak orang menjadikannya bumbu penyedap. Rasanya asam mirip jeruk lemon dan pedas jahe dengan aroma harum serai. Karenanya kecombrang disebut “ginger troch” dan kini menjadi primadona bumbu para chef internasional.

 

3. Bunga Pepaya

gambar: Istimewa

Bunga pepaya juga menjadi salah satu jenis bunga yang menjadi santapan banyak masyarakat Indonesia. Sama seperti daunnya, bunga pepaya memiliki cita rasa pahit yang khas. Bunga pepaya yang dipakai tentunya yang masih kuncup, belum mekar, dan berwarna hijau muda kekuningan.

Meskipun rasa dari bunga pepaya ini agak pahit, tapi bisa disamarkan dengan cara direbus bersama asam dan penambahan bumbu rempah yang kuat dalam masakan. Namun di balik rasa pahit dari bunga pepaya, olahan satu ini memiliki segudang manfaat kesehatan. Bunga pepaya memiliki sejumlah nutrisi seperti protein, kalsium, fosfor, zat besi, Vitamin A, B1, C dan E loh.

 

4. Lavender

gambar: Istimewa

Meskipun jarang ditemui di Indonesia, namun di luar negeri lavender sudah tidak asing lagi jika dipakai sebagai bahan makanan. Memiliki warna yang cantik dan mencolok serta aroma harum yang khas, lavender bisa dijadikan pewarna dan perasa alami untuk banyak makanan.

Kelopak bunga lavender ini biasa dibuat menjadi manisan atau sebagai bahan dasar kue. Lavender ini memiliki khasiat untuk mengatasi insomnia, merelaksasikan otot, anti virus, anti jamu, dan juga anti bakteri. Bunga ini memiliki rasa yang manis, pedas, dan juga wangi. Intip juga tumbuhan yang bisa usir nyamuk. Selain itu, intip juga jenis-jenis aroma terapi dan manfaatnya.

 

5. Bunga Melati

gambar: Istimewa

Dalam dunia kesehatan, bunga melati juga sudah tidak lagi dipandang sebagai bunga hias semata, karena ada beberapa produk unggulan dari bunga melati yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Hal ini karena ternyata bunga melati juga memiliki berbagai kandungan zat yang bisa berguna untuk tubuh.

Melati juga umumnya dikonsumsi loh. Biasanya melati dijadikan teh. Badan Penelitian Pascapanen Jakarta menyebutkan bahwa teh bunga melati merupakan jenis teh yang memiliki keunggulan berupa wangi dan memiliki kandungan zat kimia yang terserap baik oleh tubuh. Kombinasi dengan daun teh kering akan membuat teh bunga melati memiliki aroma wangi, rasa nikmat dan manfaat yang berkhasiat karena tinggi akan kandungan anti oksidan.

 

6. Bunga Mawar

gambar: Istimewa

Selain punya warna yang cantik dan aroma yang khas, kelopak bunga mawar ternyata bisa dimakan loh. Kelopak bunga mawar mengandung sekitar 95% air. Kelopak ini tinggi akan vitamin namun rendah kalori. Pengobatan Tiongkok kuno bahkan mengatakan bahwa kelopak bunga mawar bisa digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan, menyembuhkan cedera, hingga siklus menstruasi yang tidak lancar.

Selain manfaat sehat, mengkonsumsi kelopak mawar juga bisa meningkatkan kesehatan mental. Dalam jurnal Psychology Today bahkan dijelaskan bahwa konsumsi kelopak bunga mawar akan membangkitkan rasa gembira dari dalam tubuh secara spontan loh.

 

7. Bunga Matahari

gambar: Istimewa

Kalau bicara soal bunga matahari yang bisa dimakan, kalian pasti akan langsung ingat oleh bijinya kan? Padahal, kelopak bunga matahari juga ternyata bisa dimakan. Kelopak bunga matahari yang masih muda bisa direbus dan dimakan seperti sayuran artichoke. Sejak zaman dulu, kelopak bunga ini digunakan dalam sup, makanan berkuah dan mentega serta bahan pengobatan.

Kandungan zat pada bunga matahari terdiri dari quercimeritrin, helianthoside (A,B,C), oleanolic acid, dan echinocystic acid. Manfaatnya banyak untuk kesehatan tubuh, diantaranya mengobati tekanan darah tinggi, mengatasi sakit kepala, sakit gigi, nyeri menstruasi, nyeri lambung, radang payudara (mastitis), rematik dan sulit melahirkan.

 

8. Kuma-kuma atau safron

gambar: Istimewa

Kuma-kuma atau safron (saffron) adalah nama untuk rempah-rempah dari bunga Crocus sativus atau “bunga pacar“. Bunga kuma-kuma memiliki tiga kepala putik (stigma) yang terletak distal terhadap daun buah. Bagian tangkai putik, yang menghubungkan stigma dengan bagian bunga paling dalam, sering dikeringkan dan disebut safron yang dipakai sebagai bumbu masakan dan bahan pewarna.

Sebelum dikemas atau dipakai, bagian tangkai putik biasanya dikeringkan terlebih dahulu. Saffron banyak dijumpai di Timur Tengah dan sebagian negara Eropa yang dekat dengan Timur Tengah. Dengan harga penjualan yang dibandrol senilai 500-5.000 dolar AS atau setara Rp 7 juta hingga Rp 70 juta per 1 pon (450 gram), Saffron dinobatkan sebagai bumbu dapur termahal di dunia loh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here