Kisah nyata dari Film Gonjiam yang menyeramkan!

0
154

Channel E – Sinopsis dari Film Gonjiam: Haunted Asylum bercerita tentang anak-anak muda yang suka berpetualang melihat “dunia ghaib”. Mereka merekam petualangan tersebut bahkan mengajak makhluk-makhluk dunia lain untuk berkomunikasi.

Pada kisah nyata Film Gonjiam terdapat rumah sakit jiwa di wilayah perbukitan serta hutan lebat. Rumah sakit ini di buka pada Desember 1996 dan di tutup pada Juli 1996. Berada di provinsi Gyeonggi-do di kota Gwangju-si kabupaten Gonjiam Jln. sindae 114. Apa yang membuat rumah sakit jiwa ini meyeramkan ? rumah sakit ini tidak terletak di kota melainkan di tengah hutan yang lebat dan di perbukitan.

 

Sebenarnya kisah nyata rumah sakit jiwa ini terdapat rumor di sekitar daerah setempat bahwa kepala rumah sakit jiwa ini terkena penyakit kejiwaan, ada yang bilang gila ada juga yang bilang kesurupan hingga akhirnya melakukan bunuh diri dan banyak yang bilang ini awal mulanya tempat RSJ ini terkutuk. Ada juga yang bilang rumah sakit ini mencoba melakukan uji coba ke para pasiennya yang membuat para pasien meninggal. Hingga dimana hanya tersisa 42 pasien yang masih hidup dan memutuskan untuk bunuh diri bersama di rumah sakit dan akhirnya tidak ada lagi pasian yang tersisa di RSJ tersebut.

Gambar Istimewa

Ternyata fakta dari kisah nyata di RSJ tidak seperti rumor yang beredar, pemilik RSJ bukan meninggal karena gangguan kejiwaan melainkan meninggal karena faktor umur yang sudah tua dan anak dari pemilik dari RSJ ini tidak ada niatan untuk melanjutkan RSJ ini hingga akhirnya di tutup.

 

Tetapi ada alasan mengapa rumah sakit ini di tutup karena di bawah RSJ akan di bangun saluran air yang membutuhkan banyak biaya. Memiliki pajak yang tinggi hingga 40-50 milyar rupiah. Hingga anak dari pemilik tidak ingin melanjutkan RSJ tersebut dikarenakan sudah harus mengurus rumah sakit dan harus mengeluarkan uang banyak untuk kontruksi tersebut dan memutuskan lebih baik RSJ tersebut di tutup.

Gambar Istimewa

Karena tempat ini sudah tidak di huni maka banyak warga korea yang mencoba uji nyali di tempat ini dari yang mengambil foto, hingga ada yang menginap di RSJ ini dan akhirnya pemiliknya memagar rumah sakit tersebut. Walupun sudah di pagar namun penguji nyali selalu mencari cara untuk masuk dengan melawati jalan tikus yang bisa mereka jangkau ke rumah sakit. Walaupun tempatnya kotor dan banyak fasilitas yang tidak terurus yang sudah di tinggali begitu saja, namun penguji nyali terus berdatangan dikarenakan gedung ini sudah tua yang menjadikan suasana menjadi menyeramkan.

 

Karena banyak turis yang berdatangan maka pemilik memperketat pagar, memasang cctv hingga mempekerjakan petugas untuk patroli jadi jika ada yang tertangkap maka akan di kenakan hukuman pidana. Pada akhirnya gedung ini di resmi di robohkan pada 28 mei 2018 agar tidak meresahkan warga sekitar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here