Bahaya Teralu Sering Meminum Bubble Tea!

0
134

Channel E – Minuman bubble tea ini sudah banyak digilai oleh masyarakat, tak sedikit yang rela mengantri di sejumlah kios yang menjual minuman tersebut. Bahkan ada yang sampai memesan lewat aplikasi demi mendapatkan minuman favoritnya.

Bubble tea adalah minuman berbahan dasar teh dan susu. Minuman tersebut biasanya disajikan oleh topping yang terbuat dari tepung tapioka. Selain itu, varian rasanya cukup banyak sehingga membuat masyarakat menggemari minuman bubble tea.

Tetapi jika kalian salah satu penggemar minuman bubble tea, tampaknya kalian harus berhati-hati bubble tea ini memiliki kandungan gula tambahan seperti sukrosa, fruktosa, galaktosa, melezitosa. Bubble tea juga tinggi kadar kalorinya. Sumber makanan tinggi gula dan kalori sudah lama dikaitkan dengan peningkatan resiko obesitas dan diabetes. Terutama pada kalangan anak-anak karena meningkatkan adanya faktor resiko terhadap penyakit jantung dan asam urat.

Berikut deretan masalah kesehatan yang sering mengonsumsi bubble tea :

 

1. Gangguan Pencernaan

Gambar Istimewa

Topping bubble tea yang terbuat dari pati sehingga sulit untuk dicerna di dalam tubuh. Bahkan mungkin juga di sejumlah gerai yang menjual minuman tersebut ada yang sengaja menambahkan pengental dan pengawet ke bubble tersebut dan dapat menimbulkan masalah pencernaan, termasuk masalah sembelit.

 

2. Penyebab Kanker

Gambar Istimewa

Lagi-lagi berkaitan dengan topping tapioka, peneliti menyebutkan bahwa zat tersebut merupakan penyebab kanker yang juga berefek buruk bagi kesehatan seperti penurunan sistem kekebalan tubuh, reproduksi dan saraf. Hal ini nantinya bahkan bisa burujung pada penyakit kanker.

 

3. Tinggi Kalori

Gambar Istimewa

Bahaya minum bubble tea mengandung kalori yang tinggi. Kalori yang tinggi ini dipengaruhi oleh topping bulat yang ada pada bubble tea. Dalam segelas bubble tea terdapat banyak kandungan kalori , yaitu rata-rata 300-400 kalori, yang menyebabkan masalah kesehatan.

 

4. Resiko Penyakit Jantung dan Asam Urat

Gambar Istimewa

Kandungan gula dan kalori yang tinggi sangat berpotensi menimbulkan resiko penyakit jantung dan asam urat. Jika sering mengonsumsi minuman manis lebih dari 2 kali per hari, dapat meningkatkan resiko terkena asam urat sebesar 1,78 kali pada pria dan 3,05 kali pada wanita. Hal ini disebabkan karena adanya kadar fruktosa dan kalori yang tinggi dapat memicu peningkatkan asam urat.

 

5. Obesitas

Gambar Istimewa

Minuman bubble tea secara berlebih juga dapat memicu peningkatan deposit lemak, peningkatan kadar trigserida dan kolesterol yang dapat menyebabkan terjadinya obesitas. Untuk meminimalisasi dampak buruknya, kamu dapat mengkonsumsi bubble tea yang mengandung susu namun jangan gunakan topping lain seperti boba, jelly, pudding.

Jika memang sudah kencanduan dengan minuman bubble tea disarankan membuat sendiri menggunakan bubble dengan madu untuk mengurangi kadar gula.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here