Di Gresik Beli Kopi Bayar Hanya Memakai Sampah!

1
142

Channel E – Warung kopi atau Cafe biasanya tempat untuk berkumpul dan bersantai bersama keluarga, teman-teman atau pasangan. Salah satu tempat ngopi di Gresik menawarkan kopi yang bisa di bayar dengan sampah.

 

pemilik warung kopi bernama Nunki Abdurrahman (26), warkop tersebut terletak di Jalan Kramat Langgon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, Kota Gresik. Pak Nunki sudah lama menginginkan warung kopi yang seperti ini yang dimana pengunjung bisa membeli kopinya namun membayarnya dengan sampah dan barang bekas yang sudah tidak terpakai di rumah mereka.

Gambar Istimewa

Pak Nunki sudah mendirikan warung Kopi hampir satu tahun namun impiannya baru terwujud memiliki warung kopi yang konsumennya bisa membayar dengan sampah atau barang bekas baru tersampaikan sepekan terakhir ini. Impian Pak Nunki bisa tercapai berkat bertemu seseorang yang mempunyai pemikiran yang sama dengannya.

 

Semua itu berkat pak Imam Wahyu (40), Seorang Ketua karang taruna di janggal Bangkit Kelurahan Sidokumpul. Dengan adanya Pak Imam dan karang taruna, sampah yang di kumpulkan Pak Nunki di warung kopinya bisa di kepul.


Pak Nunki hanya menerima sampah dari kardus, kertas, serta botol. Setiap kertas bekas dan kardus akan di timbang, setiap kilogram akan mendapatkan satu kupon yang bisa di tukar dengan segelas kopi. Kupon ini berfungsi sebagai alat membayaran di warung kopi pak Nunki.

Gambar Istimewa

Warga sekitar sangat antusias akan adanya warung kopi sampah ini. Dari pada barang bekas di buang begitu saja maka warga lebih memilih di kumpulkan dan di tukar dengan kopi atau sajian lainnya di warung kopi milik Pak Nunki dan cara ini lebih efektif mengurangi sampah di rumah mereka.

 

Dari hasil sampah tersebut akan di olah atau dibuat kerajinan oleh Pak wahyu di karang tarunanya agara sampah tersebut bisa berguna dan layak di jual kembali dengan mengolahnya. Dengan 40 anggota yang di miliki Pak Wahyu sampah tersebut akan di buat menjadi berbagai macam kerajinan seperti lampu hias, pot bunga, hingga kursi plastik untuk dijual langsung maupun melalui sarana online.

 

Menurut Pak wahyu hasil kerajinan dari karang taruna masih banyak di beli dari warga Gresik sendiri, semenjak satu bulan lalu mulai berjualan di online hasil kerajinannya sudah ada yang beli dari warga Makassar.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here