Hasil China Open: Ginting Kalah di Final yang Sengit

0
270

Channel E – Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, gagal juara China Open 2019 usai dikalahkan Kento Momota 21-19, 17-21, 19-21 di Olympic Sport Center Gymnasium, Changzhou, Minggu (22/9) siang WIB.

Di gim pertama Ginting tertinggal 0-4 dari Momota tetapi ia bisa memperbaiki keadaan hingga akhirnya berbalik unggul 7-4. Namun, Momota tidak tinggal diam dengan balik menekan Ginting untuk merebut tiga poin beruntun dan hasil skor membuat skor sama kuat 7-7.

Situasi serupa kembali terjadi setelah Ginting unggul 9-7 atas tunggal putra nomor satu dunia tersebut. Dua poin direbut Momota lewat permainan menyerang dan membuat kedudukan 9-9.

Ginting yang tampil percaya diri lawan Momota tidak tinggal diam untuk menutup interval gim pertama dengan keunggulan tipis 11-10. Perolehan poin di antara keduanya tetap ketat usai interval gim pertama. Berkali-kali Ginting dan Momota harus berjibaku untuk mengembalikan bola-bola sulit yang diberikan.

Skor pertandingan pun sempat imbang 14-14, 15-15 dan 16-16. Setelah itu, Ginting bisa menjauh dari kejaran Momota dan menutup gim pertama dengan 21-19. Di awal gim kedua, pertarungan Ginting dan Momota berjalan semakin sengit. Momota sempat unggul 5-3 tetapi bisa disamakan oleh Ginting di angka 6-6.

Momota pun merespons perlawanan Ginting dengan permainan menyerang dan juga memanfaatkan kesalahan Ginting. Ia menutup interval gim kedua dengan 11-7. Selepas interval, Ginting mengambil alih permainan. Poin demi poin direbut lewat permainan agresif dan smes menyilang sehingga membuat skor 12-12.

Perolehan poin Ginting dan Momota berlangsung ketat hingga skor 14-14. Namun, Momota bisa keluar dari tekanan untuk merebut empat poin beruntun dan unggul 18-14. Momota kemudian menutup gim kedua dengan skor 21-17 atas Ginting dan memaksakan pertandingan berlanjut ke gim ketiga.

Di gim terakhir, Momota lebih mudah mengumpulkan angka karena kesalahan yang kerap dibuat Ginting. Momota pun bisa unggul jauh 9-3 atas Ginting. Setelah itu, giliran Momota yang membuat tiga kesalahan sehingga Ginting bisa memperkecil skor jadi 6-9. Ginting coba mengubah strategi dengan bermain lebih sabar dan membuat Momota kesulitan mengembalikan bola yang bisa memperkecil defisit poin jadi 8-9.

Namun, Momota bisa membalikkan situasi untuk meraih poin krusial dan unggul 20-19. Kesalahan Ginting dalam mengembalikan bola servis Momota membuat tunggal putra nomor satu dunia itu menutup gim ketiga dengan 21-19. Hasil ini membuat Ginting gagal mengulangi sukses tahun lalu di turnamen serupa. Kala itu, Ginting berhasil jadi yang terbaik juga dengan mengalahkan Momota lewat permainan dua gim 23-21 dan 21-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here