Injak Jempol Kaki Bisa Tularkan Haid, Mitos Atau Fakta?

0
125

Channel EHaid merupakan fitrah yang pasti dirasakan oleh wanita setiap bulannya. Haid atau menstruasi adalah keadaan wanita sebagai siklus bulanan. Hal ini terjadi berupa keluarnya darah dari Rahim setelah ovulasi secara berkala yang disebabkan oleh terlepasnya lapisan endometrium rahim.

Terkait dengan berbagai informasi yang didapat mengenai siklus haid, berbagai mitos pun beredar. Bahkan mitos yang ada terkadang tidak masuk di akal.

Salah satunya ada yang beranggapan bahwa wanita yang tengah haid atau menstruasi menginjak kaki terutama bagian jempol temannya bisa menularkan haid juga dalam waktu dekat. Walau terdengar aneh, apakah itu hanya mitos belaka atau justru benar sebuah fakta?

Menurut sebuah penelitian hal itu tidak benar, namun jika wanita yang kerap menghabiskan waktu bersama, seperti teman sekamar atau teman dekat di kantor bisa memiliki waktu haid yang berbarengan.

Menurut penelitian ilmiah yang ditulis dalam artikel Nature tahun 1971 hal itu disebut ‘sinkronisasi periode’ atau waktu haid yang tersinkronisasi. Penulis penelitian percaya bahwa ini mungkin terjadi karena para wanita yang menghabiskan waktu bersama ‘bertukar’ zat kimia alami feromon dari waktu ke waktu.

Namun para peneliti selanjutnya banyak menyoroti kekurangan dan faktor-faktor yang belum tercatat pada penelitian tersebut. Mereka menyebut kurangnya bukti empiris untuk sinkronisasi periode haid ini.

Sejak saat itu, para peneliti cenderung menjadikan hal ini sebagai mitos abadi dengan segala kebetulan yang terjadi soal sinkronisasi periode haid para wanita yang berdekatan.

“Sebagai manusia, kami selalu suka cerita-cerita yang menarik. Kami ingin menjelaskan apa yang kami amati dengan sesuatu yang bermakna. Dan gagasan yang kita amati ini adalah karena kebetulan atau keacakan belaka,” pernyataan dari seorang profesor di bidang antropologi biokultural di University of Oxford, Alexandra Alvergne kepada BBC.

Jika ada sugesti yang menganggap dengan diinjak jempolnya akan tertular haid, hal itu bisa benar terjadi. Jadi, bisa saja menginjak jempol teman untuk menularkan haid adalah mitos atau anggapan sugesti yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here