Mitos Atau Fakta? Menikah di Bulan Safar Tidak diPerbolehkan

0
143

Channel E Bulan Safar Bentar Lagi Berakhir, Mitos atau Fakta Soal Larangan Menikah, Lalu Jika Melanggar? Sepekan lagi bulan Safar berakhir tepatnya 28 Oktober 2019 nanti. Safar adalah bulan kedua dalam kalender Hijriyah dan penanggalan hitungan Jawa.

Bulan ini biasanya identik dengan berbagai mitos jelek dan kesialan. Disebutkan juga, masyarakat dilarang melaksanakan berbagai acara penting di bulan Safar seperti pernikahan. Mitosnya, jika menikah di bulan safar maka rumah tangga bakal jarang akur. Masih banyak kalangan masyarakat yang menggulirkan kepercayaan bahwa Safar merupakan bulan panas dan pantang untuk menggelar acara-acara pernikahan dan sejenisnya.

“Banyak yang masih beranggapan demikian. Safar dianggap bulan yang penuh dengan keburukan dan nilai sial,” ujar Ustad DR Fauzi Rahman

Akibat masih lekatnya mitos seperti ini, banyak niat-niat baik seperti pernikahan atau acara syukuran terpaksa ditunda atau dipercepat agar tidak jatuh pada bulan yang masih kita jalani sekarang.

“Padahal Allah menciptakan semua hari, bulan dan tahun itu dengan kebaikan. Tidak ada tujuannya untuk sesuatu yang berhubungan dengan kesialan,” ujarnya.

Mitos, bila kemudian dijadikan pantangan yang menghalangi urusan baik, menurut ulama ini justru akan mendatangkan murka Allah. Bulan Safar, oleh kebanyakan masyarakat disebut juga sebagai bulan musibah atau bulan panas.

Mitos, bila kemudian dijadikan pantangan yang menghalangi urusan baik, menurut ulama ini justru akan mendatangkan murka Allah. Bulan Safar, oleh kebanyakan masyarakat disebut juga sebagai bulan musibah atau bulan panas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here