Channel E – Kebangkitan brand kendaraan Morris berawal dengan kemunculan model kendaraan komersial Morris JE. Kendaraan tersebut menjadi model pertama yang diproduksi Morris sejak kali terakhir beroperasi merakit unit komersial J-type secara massal pada tahun 1960 silam.

Perkiraan peluncuran massal model Morris JE ini akan berlangsung pada tahun 2021 mendatang. Seperti yang dilansir oleh laman Autocar menukil okeotomotif, nantinya perusahaan Morris akan terlahir kembali sebagai produsen mobil listrik. “Pabrik ini tidak akan membuat kendaraan bermesin konvensional,” ungkap Morris lewat rilisnya.

Model kendaraan komersial ini dirancang memiliki desain sebagai kendaraan angkut ringan dengan bobot paling rendah di pasar Eropa, dengan perkiraan maksimal 2,5 ton. Ruang angkutnya memiliki volume 5,5 meter kubik dengan daya angkut hingga mencapai 1 ton.

Kendaraan tersebut akan menggunakan rangkaian daya berbekal paket baterai lithium-ion dengan kapasitas 60 kWh. Tenaga yang dihasilkan akan menggerakkan model Morris JE menempuh jarak jelajah maksimal sejauh 321 Km. Terlebih dalam kondisi baterai terisi secara optimal.

Faktor yang menjadi pendorong terciptanya jarak jelajah cukup mumpuni dari Morris JE adalah klaim mengenai efisiensi rasio power to weight dari kendaraan tersebut. “Pengaruhnya terasa pada jarak jelajah kendaraan secara maksimal,” ucap perusahaan asal Inggris itu dalam rilisnya.

Gambar Istimewa

Morris akan mempertahankan desain retro sebagai ciri khas kendaraan buatannya, walau telah menggunakan teknologi perakitan terbaru dengan bahan baku serat karbon. Dulunya, varian Morris J-Type mampu terjual sekitar 50.000 unit ketika dibuat sejak 1949 hingga kali terakhir pada 1961.

Faktor pendorong terciptanya jarak jelajah cukup mumpuni dari Morris JE adalah klaim mengenai efisiensi rasio power to weight dari kendaraan tersebut. “Pengaruhnya terasa pada jarak jelajah kendaraan secara maksimal,” kata perusahaan asal Inggris itu dalam rilisnya.

Morris akan mempertahankan desain retro sebagai ciri khas kendaraan buatannya, walau telah menggunakan teknologi perakitan terbaru dengan bahan baku serat karbon. Dulunya, varian Morris J-Type mampu terjual sekitar 50.000 unit ketika dibuat sejak tahun 1949 hingga kali terakhir pada 1961.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here