Channel E – Bagi sebagian orang, tidak lengkap rasanya jika belum minum air dingin atau air es setelah makan. Menurut mereka, minum dingin air tersebut bisa menyegarkan tenggorokan. Namun kebiasaan tersebut dianggap punya efek samping bagi kesehatan. Mitos atau fakta?

Praktisi Kesehatan dan Regional Medical Lead Redoxon, Consumer Health Division, PT Bayer Indonesia yakni, dr. Suci Sutinah Diah Suksmasari menyarankan agar masyarakat tidak mengonsumsi air dingin atau air es. Lebih baik air hangat atau suhu normal.

“Tidak baik ya, lebih baik jangan (minum air es). Lebih baik air hangat, air yang dihangatkan. Bukan air yang dimasukkan ke dalam mesin pendingin atau kulkas,” kata dr. Sutinah baru-baru ini. Menukil Jawa Pos.

Terlalu banyak minum air es akan membuat seseorang rentan terserang flu. Apalagi jika dilakukan di musim hujan saat ini. Tidak hanya bagi ibu hamil, masyarakat lainnya pun disarankan lebih baik minum dengan suhu ruang atau air hangat.

“Ibarat tubuh langsung minum air es kayak mesin mobil langsung jalan saja tanpa dipanaskan mesinnya. Suatu hari pasti akan ngadat. Nah kalau air dingin dari dispenser belum ada penelitiannya,” jelasnya.

Gambar Istimewa

Dilansir dari Healthline, seseorang diwajibkan untuk tetap terhidrasi untuk tetap sehat. Pria berusia 19 tahun ke atas disarankan mengonsumsi 3,7 liter air per hari (15,5 gelas) dan wanita 19 tahun ke atas mengonsumsi 2,7 liter setiap hari (11,5 gelas).

Beberapa orang percaya bahwa minum air dingin adalah kebiasaan buruk yang sebenarnya dapat membahayakan kesehatan jangka panjang. Beberapa orang juga percaya bahwa tubuh harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu internal 37 derajat C.

Minum air dingin memang bisa memengaruhi tubuh. Satu penelitian sejak tahun 1978, yang melibatkan 15 orang, menemukan bahwa minum air dingin membuat lendir hidung lebih tebal dan lebih sulit untuk melewati saluran pernapasan. Sebagai perbandingan, para peneliti menemukan bahwa sup ayam dan air panas membantu orang lebih mudah bernapas.

Jika mencoba mengobati pilek atau flu, minum air dingin mungkin membuat jalur pernapasan terasa lebih buruk. Penelitian lain tahun 2001, minum air dingin memicu migrain. Maka air putih suhu normal tentu lebih baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here