Channel E – Meski sudah ditayangkan sejak bulan April lalu, namun segala detail soal film “Avengers: Endgame” tidak pernah gagal menarik atensi para penggemar. Tak terkecuali saat duo penulis “Avengers: Endgame” yakni, Christopher Markus dan Stephen McFeely,

berbicara mengenai soal penyesalan mereka lantaran sudah membuat Black Widow (Scarlett Johansson) tewas dalam film ini. Black Widow sendiri menjadi satu dari dua superhero yang tewas dari film ini selain Iron Man (Robert Downey Jr.).

Pekan lalu, Markus dan McFeely terang-terangan mengaku sangat kesulitan memilih karakter mana yang harus dipertahankan sampai akhir film, dan siapa yang harus tewas. Stephen McFeely secara pribadi menyebut bahwa dirinya sedikit menyesal lantaran karakter Black Widow harus tewas dalam film ini. Terlebih, Black Widow merupakan superhero perempuan Marvel pertama yang muncul di layar lebar.

“Kita tahu kita membunuh pahlawan wanita pertama dari Marvel Universe. Dengan bodoh kita membuat aturan ini sejak di film pertama, akhirnya seseorang melompati tebing tersebut,” ucap Stephen McFeely.

Gambar Istimewa

Sebenarnya, Markus dan McFeely punya banyak pilihan alternatif lainnya. Awalnya mereka berpikir ada superhero lain yang lebih tepat untuk tewas di film ini, yakni Hawkeye. Namun saat mengutarakan versi lain ini, keduanya malah ditentang oleh pihak produksi.

“Beberapa kru wanita, saat kami bilang, ‘Hey, kita memikirkan mungkin Hawkeye yang melakukannya (terjun ke bawah tebing)’, mereka langsung, ‘Jangan berani-berani lakukan itu. Jangan curi kesempatan ini darinya’,” lanjut McFeely.

Oleh karena itu, mereka pun akhirnya tetap pada rencana untuk menewaskan Black Widow. “Dia melompat dan aku bangga dengan momen itu. Sama sekali tidak ada penyesalan,” sambungnya lagi.

Gambar Istimewa

Tetapi yang menjadi penyesalan terbesar Markus dan McFeely adalah fakta bahwa Black Widow tidak mendapatkan penghormatan yang layak. Setelah momen kematian Black Widow, Iron Man dan teman-temannya tak bisa bersedih lama-lama. Mereka bergegas menyusun infinity stones yang terkumpul hingga pertempuran dengan Thanos terjadi.

“Satu-satunya penyesalan adalah di aksi babak kedua yang kemudian bergulir. Kita jadi tak punya kesempatan untuk bergelut dalam kesedihan. Penonton dibawa ke masalah lain sebelum kesedihan itu usai,” imbuh Stephen McFeely.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here