Channel E – Jose Mourinho menangani Manchester United selama dua tahun dan memang tidak selalu membahagiakan bagi sang manajer namun juga tidak ada kepahitan di sana. The Special One mengaku sekarang telah menjadi manajer yang lebih baik.

Mourinho tengah bersiap untuk kembali ke Old Trafford kali ini dengan klub barunya, Tottenham Hotspur di lanjutan Premier League pada Rabu malam waktu setempat.

Semasa masih melatih United Mourinho sukses memenangkan Liga Europa dan Piala Liga serta finis sebagai runners-up di musim 2017/18, akan tetapi kerjasama keduanya berakhir pada Desember tahun lalu.

Setelah meraih tiga kemenangan beruntun bersama Spurs menjadi bekal yang bagus bagi mereka menuju pertandingan di Old Trafford. Sementara nasib berbeda dialami United yang dianggap sedang dalam performa buruk di bawah Ole Gunnar Solskjaer.

“Tidak ada minat untuk membicarakan hal itu, saya melakukan yang terbaik,” ujar Mourinho seperti yang dikutip Reuters.

“Tentu saja saya menganalisisnya, saya bertemu dengan asisten saya dan saat kami melakukannya semuanya positif dan membangun, saya melarang mereka untuk menyalahkan siapapun kecuali kami sendiri.

“Saya mengatakan jangan fokus pada klub atau para pemain namun hendaknya pada apa yang bisa lakukan untuk bisa menjadi lebih baik sekarang dan nantinya.

“Anda menang atau anda belajar, anda tidak kalah, bagus karena kami berhasil menang, akan tetapi di tim lawan saya belajar dan merasa bahwa saya menjadi pelatih yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.”

Sang manajer lebih lanjut menegaskan bahwa saat dipecat hendaknya tidak menyalahkan siapapun dan mencoba menyiapkan masa depan menganalisis apa yang terjadi di masa lalu.

Tottenham menunjukkan peningkatan dengan cepat di bawah Mourinho dengan mencetak 10 gol dalam tiga pertandingan meski kebobolan enam gol.

Saat ini mereka menempati peringkat enam tergusur oleh Crystal Palace namun kemenangan atas United akan melanjutkan momentum dan semakin memperkuat keyakinan mereka menembus peringkat empat besar.

Mourinho enggan membandingkan dinamika Tottenham dengan apa yang telah ditinggalkannya di Old Trafford.

“Saya tidak ingin melakukannya, saya sangat bahagia di sini, saya mengenal para pemain secepatnya semampu saya, mereka harus menganalisis karakter dan kepribadian saya sebagai pelatih.”

“Semakin cepat kami belajar, lebih baik,” pungkasnya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here