Berbanding Terbalik Dengan Kesuksesan ‘Aladdin’, Mena Mengaku Bahwa Dirinya Sama Sekali Belum Menerima Tawaran Audisi Film Apapun Sejak Proyek Live-Action Disney Tersebut Dirilis.

 

Channel E – “Aladdin” tentunya bisa dibilang sebagai salah satu film tersukses yang dirilis pada tahun 2019. Namun sayangnya, kesuksesan film besutan Guy Ritchie ini rupanya tak membawa keberuntungan untuk Mena Massoud yang memerankan karakter Aladdin.

Dalam sebuah wawancara terbaru, sang aktor mengatakan kariernya tak menunjukkan tanda-tanda perkembangan sejak “Aladdin” dirilis. Bahkan hingga kini ia belum menerima tawaran audisi apapun sejak film live-action Disney tersebut dirilis.

 


 

“Aku ingin orang-orang tahu bahwa tak selalu ada hal-hal indah ketika kau melakoni sesuatu seperti ‘Aladdin’. Banyak yang mengira karierku semakin terbuka tapi aku belum menerima tawaran audisi sejak ‘Aladdin’ dirilis,” ungkap Mena dilansir The Daily Beast pada Rabu (4/12).

Tak cuma itu, Mena juga mengatakan bahwa dirinya tak dipercaya akan mampu tampil dalam peran lainnya. “Aku butuh kesempatan tersebut. Aku pikir sejak ‘Aladdin’ keluar, harapanku untuk hal-hal yang dirilis dan apa yang akan mereka lakukan dalam karierku, aku harus meralatnya,” imbuhnya.

Sementara itu, “Aladdin” sendiri juga telah berhasil memecahkan rekor sebagai film live-action pertama di tahun 2019 yang menembus angka USD 1 miliar di box office. Pencapaian ini membuat film adaptasi animasi tahun 1992 tersebut menyusul “Avengers: Endgame” serta “Captain Marvel” yang dirilis lebih dulu.

Kesuksesan “Aladdin” ini lantas disusul oleh proyek live-action Disney lainnya, “The Lion King“. Tercatat, film remake animasi tahun 1994 itu berhasil melampaui angka USD 1 miliar hanya dalam jangka waktu dua pekan setelah pemutarannya.

Di sisi lain, belum lama ini beredar kabar yang menyebut bahwa Disney bersiap menggarap sekuel “Aladdin”, yakni “Aladdin 2“. Kemungkinan ini diungkapkan langsung oleh sang produser, Dan Lin.

“Kami punya (rencana membuat sekuel) sekarang. Tentu saja ketika pertama kali membuat film itu, kami ingin memberikan film terbaik dan membiarkan penonton memberi tahu kami jika mereka ingin melihat lebih banyak,” tutur Dan Lin.

“Dan aku akan mengatakan bahwa mayoritas penonton ingin melihat lebih banyak (cerita ‘Aladdin’). Mereka telah menonton film ini beberapa kali. Kami memiliki banyak surat penggemar tentang orang-orang yang benar-benar ingin menonton kembali dan mereka membawa teman-teman mereka dan membawa keluarga mereka,” pungkasnya.

Terlepas dari hal tersebut, proyek live-action “Aladdin” sendiri digarap berdasarkan naskah yang ditulis oleh John August. “Aladdin” versi baru ini mengadaptasi film animasinya serta kisah 1001 Malam dan tetap mempertahankan elemen musikal dari film aslinya di tahun 1992 silam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here