Oarfish Merupakan Jenis Ikan Yang Biasa Hidup Di Kedalaman Maksimal 1.000 Meter Di Bawah Permukaan Air Laut Sehingga Kemunculannya Sering Kali Dikaitkan Dengan Pertanda Akan Terjadi Gempa Dan Tsunami.

Channel E – Warga Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan dikejutkan dengan kemunculan ikan berbentuk pipih dengan panjang sekitar 3 meter yang ditangkap oleh nelayan sekitar. Kemunculan ini kemudian dikaitkan dengan potensi gempa dan tsunami yang bakal terjadi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun membantah hal itu. Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menegaskan bahwa kemunculan oarfish ke permukaan laut tak serta merta merupakan pertanda akan terjadi tsunami dan gempa bumi.


“Hasil kajian statistik terbaru mengungkap bahwa,” kata Daryono di Jakarta, Senin (9/12). “Jenis ikan laut dalam seperti oarfish yang muncul di perairan dangkal tidak berarti bahwa gempa akan segera terjadi.”

Kemunculan oarfish sempat menghebohkan publik. Dalam sebuah video berdurasi singkat yang diunggah akun Instagram @makassar_iinfo, terlihat nelayan memegangi ikan tersebut yang sudah diangkut ke kapal.

“Ikan oarfish hidup di laut dengan kedalaman 100 hingga 1.000 meter,” tulis akun tersebut. “Ia jarang sekali muncul ke permukaan air kalau tidak ada hal yang mengharuskan ia muncul. Nah, kemunculan ikan oarfish sering dikaitkan dengan gempa bumi dahsyat bahkan tsunami.”

Seperti diketahui, oarfish merupakan ikan yang berhabitat di dasar laut. Daryono mengatakan bahwa berdasarkan legenda Jepang zaman dulu, kemunculan oarfish dianggap sebagai pembawa pesan dari dasar laut. Mereka mengaitkan perilaku binatang yang tidak lazim dengan pertanda akan terjadi gempa kuat.

Cerita rakyat tersebut belum bisa dipastikan seratus persen kebenarannya sebelum ada penelitian ilmiah yang bisa membuktikannya. “Tanpa ada penelitian ilmiah maka tidak akan pernah diketahui apakah cerita rakyat tersebut fakta atau hanya legenda saja,” tambah Daryono.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here