Ernest Prakasa Ungkap Artis Paling Ribet Saat Shooting Film Bareng, Siapa?

0
166

Channel E – Ernest Prakasa menjadi bintang tamu di Vlog “Nebeng Boy” musim keempat episode 5. Boy William selaku host “Nebeng Boy” rupanya menjadi salah satu pemain di film terbaru Ernest bertajuk “Imperfect“.

Dalam kesempatan tersebut, Boy meminta Ernest untuk memilih artis peran terbaik yang pernah bekerja sama dalam film-filmnya. Untuk aktor, Ernest tak ragu memilih Reza Rahadian yang bermain dalam film “Imperfect”. Sedangkan untuk aktris, Ernest memilih Adinia Wirasti yang berperan dalam film Susah Sinyal“.

Selain itu, Boy juga iseng menanyakan artis yang paling ribet dan rese bagi Ernest selama menjadi sutradara. Dengan sedikit terpaksa, Ernest menyatakan memang ada artis yang ia rasa menyebalkan. Ernest bahkan spesifik menyebut artis tersebut adalah seorang perempuan.

“Lo sering banget kerja sama artis-artis di film lu ya. Sebutin satu artis yang paling ribet dan rese yang pernah lo kerja (sama) Bro,” pinta Boy. “Aduh.. ada ada. Ya pasti ada sih,” jawab Ernest.

“Cewek apa cowok?” tanya Boy. “Cewek,” kata Ernest. “Tapi terkenal dong,” tegas Boy. “Oh terkenal. Cewek,” sahut Ernest.

Sayangnya, Ernest tak terang-terangan menyebut siapa aktris yang ia maksud. Ernest hanya membisikkannya pada Boy dengan respons seperti ini. “Anjir, serius lo?” ucap Boy terkejut.

Lebih lanjut, Ernest menjelaskan bahwa hal rese yang dimaksud adalah soal keinginan-keinginan khusus saat syuting. Namun, sebagian artis merasa apabila hal tersebut adalah haknya. Sedangkan bagi tim, permintaan-permintaan sang artis kadang membuat mereka sebal.

“Mungkin gini. Ya buat kita kadang-kadang jatuhnya rese, tapi buat dia itu profesional. Kayak misalnya gini, gue setiap syuting harus punya ruang tunggu sendiri, privat, enggak boleh ada orang lain, harus AC, harus bla bla bla,” beber Ernest.

“Buat si talent-nya, itu wajar. Tapi buat kita terutama di Indonesia ya, produksi enggak kayak Hollywood, jatuhnya bisa jadi rese.”

Namun, tingkat menyebalkan seorang artis juga dapat diukur dari sikapnya saat keadaan tak terduga. “Yang kita ukur ‘rese’ enggaknya adalah seberapa bisa sih aktor-aktor ini beradaptasi dengan situasi-situasi tertentu.

Misalnya nih, dia udah punya ketentuan ‘gue kalau syuting sehari hanya 12 jam’ banyak yang kayak gitu. Kemudian pada hari H, gue udah komit, tiba-tiba ada sesuatu. Apakah dia cukup bijak untuk adjust,” pungkas Ernest.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here