Channel E – Mungkin kamu masih menyimpan luka yang belum sembuh akibat perlakukan buruk orang lain, entah itu karena pernah disakiti lewat kalimat kasar temanmu, atau mengalami situasi tak mengenakkan di masa lalu akibat kelakuan orang-orang di sekitarmu.

Jika kamu pernah merasakan derita di masa lampau dan masih menyesakkan dadamu hingga hari ini, maka sudah saatnya untuk bangkit dan menata kembali harimu yang baru. Kubur dalam-dalam apabila kamu punya niat untuk balik menyerang orang-orang yang dulu menyakitimu.

Ingat dua hal ini, lupakan dan ikhlaskan. Sebab hanya dengan berbuat demikian hatimu akan merasa lapang, tak lagi sempit lantaran terhimpit asa ingin membalas dendam. Jika kamu masih menyimpan gelora dendam dalam hatimu, cobalah untuk merenungkan 5 pesan ini.

1. Balas Dendam akan Membuang Waktu dan Energi

Gambar Istimewa

Ketahuilah, balas dendam bukan solusi menyelesaikan masalah, malah hanya mengulur-ulur masalah menjadi semakin runyam. Dalam hidup ini, tentu tak semua episode kehidupan berisikan kebahagiaan, akan ada ujian-ujian yang menyelinap masuk dalam kehidupanmu sebagai bagian dari perjalanan hidup.

Untuk itu, jangan kuras energi dan waktumu hanya untuk membalas dendam kepada orang yang pernah menyakitimu. Jangan sia-siakan hidupmu di dunia hanya untuk membalas dendam, lebih baik fokus untuk meraih cita-cita yang ingin kamu tuju.

2. Balas Dendam Bisa Mengubah Mu Jadi yang Mudah Berasangka

Gambar Istimewa

Sungguh tidak menyenangkan jika menjalani hidup penuh dengan bayang-bayang dendam dan kebencian. Bayangkan, hidup penuh dendam akan membuatmu kehilangan kendali dalam mengelola emosi diri.

Mungkin, jika dendam semakin membara dalam dirimu, maka kamu akan sulit untuk objektif menilai seseorang karena merasa semua orang berpotensi menjadi pribadi yang bisa menyakitimu kapan saja. Alhasil, kamu bisa menjadi orang yang mudah menaruh prasangka kepada orang lain.

3. Menyimpan Dendam, Hatimu Terjangkit Penyakit Hati

Gambar Istimewa

Berhati-hatilah, sebab dendam dapat merusak raga dan jiwa seorang manusia sehingga hidupnya seolah mengalami kesempitan karena tak kunjung usai menanggung dendam. Jika dendam sudah memenuhi sanubari, maka hatimu juga akan mudah terjangkit penyakit hati seperti mudah sombong, iri dan dengki pada orang lain.

Tatkala dendam sudah menggunung, bukan tidak mungkin hati menjadi keras dan penuh dengan kedengkian lantaran masih tingginya rasa benci pada orang yang pernah menyakitimu.

Ingatlah, hidup yang hanya sebentar ini jangan kamu sia-siakan hanya untuk membenci dan menaruh dendam. Tutup masa lalu yang kelam dan mintalah pada Sang Pencipta agar kamu diberi kelapangan hati

4. Hidup akan Penuh dengan Keluhan

Gambar Istimewa

Saat hatimu menaruh dendam, maka tentu hidupmu akan merasa tidak nyaman. Jika sudah demikian, kamu pun akan mudah melontarkan keluhan tentang hidup yang kamu tempuh.

Ketahuilah, mengeluhkan perkara dalam hidup menunjukkan bahwa kamu masih belum menerima keadaan yang terjadi. Untuk itu, cobalah untuk menata hati dengan menerima segala keadaan dengan hati lapang. Maka setelah itu, kamu akan mengecap rasa lega.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here