Akibat Virus Corona, Ribuan Penumpang Terjebak di Kapal Pesiar Costa Smeralda

1
57

Channel E – Sebanyak 7.000 orang terdiri dari turis dan kru kapal diisolasi di sebuah kapal pesiar di Italia. Hal itu terkait adanya dugaan dua penumpang asal China, yakni pasangan suami istri, terpapar virus corona.

Tiga dokter dan seorang perawat harus dikirim ke kapal pesiar Costa Smeralda di pelabuhan Civitavecchia, Italia, untuk memeriksa sang perempuan yang mengalami demam. Mereka juga mengambil sampel darah dari pasangan tersebut untuk selanjutnya diperiksa di laboratorium.

Pemeriksaan awal pada dua penumpang China tersebut tidak menunjukkan tanda penderita virus corona. hasil tersebut masih bisa berubah dalam waktu 48 jam.

“Seluruh penumpang lain saat ini tetap berada di kapal,” kata juru bicara tersebut.

Pasangan suami istri itu saat ini ditempatkan di ruang terpisah di kapal Costa Smeralda. Kapal itu berlabuh di Civitavecchia setelah sebelumnya mampir di Palma de Majorca, Spanyol.

Keputusan untuk mengisolasi ini merupakan perintah dari Kementerian Kesehatan Italia. Kapal pesiar terbesar kelima di dunia itu berlayar dari Palma de Mallorca untuk perjalanan selama 1 pekan di Laut Mediterania barat.

Kedua penumpang itu dilaporkan tiba di Bandara Malpensa, Milan pada 25 Januari lalu dari Macau.

Orang yang terjangkit adalah istri dari lelaki yang baru pulang dari China. Namun, sang istri tidak ikut dalam perjalanan ke Negeri Tirai Bambu.

Leone sempat memberi tahu para jurnalis bahwa ia telah mengizinkan kapal untuk membiarkan 1.140 penumpang turun dari kapal. Mereka adalah penumpang yang sudah menyelesaikan perjalanan mereka di Italia.

“Apa kamu gila? Siapa yang memberikanmu perintah untuk menurunkan penumpang? Saya akan bawa kamu ke pengadilan. Jika kamu membiarkan satu orang lagi keluar, kamu melakukannya dengan resikomu sendiri,” teriak Tedesco dari mobil kepada Leone.

Menurut juru bicara Tedesco, mereka memang tidak memiliki wewenang untuk menghentikan penurunan penumpang.

Namun mereka hanya meminta pihak kapal dan pelabuhan untuk menunggu jawaban dari rumah sakit. Hal tersebut dilakukan untuk pencegahan penyebaran virus corona.

Para penumpang kapal pesiar tersebut akhirnya diberikan kembali kunci kamar mereka, sehingga penurunan penumpang pada malam tersebut dianggap tidak kondusif.

Tim dokter di Lazzaro Spallanzani National Institute for Infectious Deseases sedang memerika sampel yang diambil dari seorang wanita di Macau yang sakit demam bersama suaminya.

 

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here