Benarkah Kuning Telur Harus Dihindari? Mitos dan Fakta Makanan yang Banyak Dipercaya

1
48

Channel E – Apakah pernah mendengar larangan atau anjuran untuk mengonsumsi makanan tertentu?

Biasanya, larangan atau anjuran untuk mengonsumsi makanan tertentu ini diberikan supaya kita menjaga kesehatan. Namun, kadang ada juga kepercayaan tentang makanan yang berupa mitos, nih.

Nah, supaya bisa membedakan mitos dan fakta. Kita cari tahu beberapa mitos dan fakta makanan yang banyak dipercayai orang-orang, yuk!

1. Menghindari Kuning Telur

Gambar Istimewa

Mungkin ada kebanyakan orang yang tidak suka makan kuning telur karena mempercayai bahwa kuning telur tidak baik bagi kesehatan. Kuning telur memang mengandung kolesterol, teman-teman. Namun jangan lupa bahwa kuning telur juga mengandung nutrisi berupa kolin, lutein, zeaxanthin, asam lemak omega-3, dan protein.

Kolesterol alami dalam makanan tidak terlalu memengaruhi kolesterol jahat. Namun, lemak jenuh dan lemak trans dalam makanan bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat. Jadi, kolesterol dalam telur aman-aman saja asal kamu tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Karenanya, makanlah seluruh bagian putih telur yang mengandung protein dan kuning telur yang mengandung banyak nutrisi di atas agar gizi tubuh semakin lengkap.

2. Minum Air Putih 8 Gelas Sehari

Gambar Istimewa

Air putih adalah salah satu asupan terpenting bagi tubuh. Di tubuh, air berperan mengatur suhu tubuh, menjadi alat transportasi nutrisi, sampai membawa zat sisa keluar. Tapi apa benar kita harus minum 8 gelas air setiap hari? Delapan gelas air itu hanya perkiraan saja.

Kebutuhan air setiap orang berbeda-beda tergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan, aktivitas, iklim lingkungan tempat tinggal, dan yang lainnya. Karenanya, kita sebaiknya minum air sesuai kebutuhan dan tidak kurang maupun lebih.

Karena kekurangan dan berlebihan air sama-sama bisa menganggu fungsi tubuh. Di samping itu, kita bisa memenuhi kebutuhan cairan dengan menambahkan makanan yang banyak mengandung air, seperti buah-buahan.

3. Permen Karet Tercerna Bertahun-Tahun

Gambar Istimewa

Apakah kamu pernah menelan permen karet secara tidak sengaja? Ada yang bilang, permen karet yang tertelan itu baru bisa dicerna selama tujuh tahun. Namun, ini tidak benar. Permen karet yang tidak sengaja kita telan tetap akan tercerna dengan proses yang sama dengan makanan lainnya.

Hanya saja, hal itu bisa berbahaya jika sering terjadi selama beberapa waktu karena akhirnya bisa menyumbat usus. Kalau kamu hanya menelan permen karet tanpa sengaja sesekali dan tubuhmu sehat, ini tidak berbahaya.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here