Channel E – Gen Halilintar di gugat Nagaswara mengenai pelanggaran hak cipta yang merugikan pihak Nagaswara. Saat ini Gen Halilintar sudah memasuki tahap persidangan

Kuasa hukum label musik Nagaswara, Yosh Mulyadi mengatakan persidangan telah bergulir sebanyak empat kali, Tapi dari pihak Gen Halilintar belum menghadiri di semua persidangan.

Pihak dari Nagaswara mulai melakukan cara nya dengan memasang surat panggilan di salah satu media cetak, Selain itu mereka memampang juga surat panggilan di Kantor WaliKota Jakarta Selatan.

gambar istimewa

“Kami minta untuk panggilan koran karena memang salah satu caranya seperti itu.”

“Bisa panggilan hukum ditempel di kantor Wali Kota dan kami minta dua-duanya untuk dilakukan,” kata Yosh Mulyadi saat di temui di pengadilan Jakarta Pusat (29/01/2020)

Ia mengatakan hal tersebut tidak melanggar etika hukum yang berlaku. “Yang kita lewati enggak salah, karena menurut majelis hakim sudah dipanggil secara pantas dan tidak ada kehadirannya,” Ungkapnya.

Menurut keterangan nya pengadilan sudah tiga kali melayangkan surat pemanggilan kepada keluarga Gen Halilintar untuk menghadiri sidang terhadap kasus pelanggaran hak cipta.

Menurut kuasa hukum Nagaswara “Panggilan pertama itu dinyatakan alamatnya telah pindah, panggilan kedua kita mohon untuk dipanggil ke alamat yang baru, dinyatakan sudah pindah.”

“Makanya panggilan ketiga kita minta melalui media massa, koran,” Ungkapnya.

Gen Halilintar sudah mangkir ke empat kali untuk menhadiri jadwal persidangan, Kasus ini berawal keluarga Gen Halilintar mengcover lagu Siti Badriah berjudul “Lagi Syantik” di akun Youtube mereka tanpa izin pihak Nagaswara.

Ia juga menyebut, Gen Halilintar melanggar hak cipta karena mengubah lirik dan aransemen ulang lagu milik Siti Badriah itu.

“Lebih ke menggunakan lagu ‘Lagi Syantik’ tanpa izin, memproduksi video klip tanpa izin, dan dipublikasi dan ternyata ada perubahan lirik, ada aransmen (yang diubah),” kata Yosh.

Pihak Nagaswara selaku label musik yang menaungi penyanyi dangdut Siti Badriah melakukan mediasi dengan pihak Manajemen Gen Halilintar.

Yosh Mulyadi mengatakan melakukan mediasi tersebut untuk meminta pertanggungjawaban pihak Gen Halilintar. Dan akhirnya mediasi tersebut tidak membuahkan hasil

Ia juga menyebut, Gen Halilintar melanggar hak cipta karena mengubah lirik dan aransemen ulang lagu milik Siti Badriah itu. “Lebih ke menggunakan lagu ‘Lagi Syantik’ tanpa izin, memproduksi video klip tanpa izin, dan dipublikasi dan ternyata ada perubahan lirik, ada aransmen (yang diubah),” kata Yosh.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here