Dokter Li dari China yang Pertama Kali Ungkap Virus Corona Meninggal Dunia

1
84

Channel E – Seorang dokter China yang merupakan salah satu petugas medis pertama yang memperingatkan akan bahaya wabah virus corona telah meninggal dunia, kata rumah sakit yang merawatnya.

Li Wenliang, dokter mata di rumah sakit Wuhan, kota episentrum wabah virus corona, merupakan satu dari delapan orang yang ditegur oleh Kepolisian Wuhan bulan lalu. Dia ditegur lantaran menyebarkan informasi “ilegal dan keliru” soal virus corona.

Li Wenliang terjangkit virus tersebut saat bekerja di Rumah Sakit Pusat kota Wuhan.

Ia mengirimkan peringatan ke sesama petugas kesehatan pada 30 Desember, namun polisi kemudian menyuruhnya untuk berhenti “membuat komentar palsu”.

Dokter berusia 34 tahun itu mengatakan kepada grup obrolan para dokter di media sosial Cina dan aplikasi WeChat bahwa tujuh kasus Infeksi Saluran Pernapasan Berat (SARS) terkonfirmasi terkait dengan pasar makanan laut di Wuhan, yang diyakini menjadi sumber virus.

Ia lantas mengunggah foto hasil tes, yang membenarkan virus corona “mirip SARS” pada sampel pasien, menurut tangkapan layar percakapan WeChat yang dilihat dan diverifikasi oleh Reuters.

Li menyebutkan di situs microblogging Weibo China pada 1 Februari bahwa ia positif mengidap virus corona.

Surat Biro Kepolisian Wuhan yang dilayangkan untuk Li pada 3 Januari mengungkapkan bahwa Li “sangat mengganggu tatanan sosial” dengan pesan WeChat miliknya.

Ia diminta meneken surat tersebut sebagai janji untuk menghentikan aksi ilegalnya segera, dan jika dirinya menolak untuk melakukan itu maka ia dapat menghadapi tuntutan kriminal.

Sebelumnya, muncul kebingungan seputar kabar kematian Dr. Li, dengan laporan yang bertentangan, namun surat kabar Harian Rakyat (People’s Daily) sekarang melaporkan bahwa ia meninggal dunia pada hari Jumat pukul 02:58 waktu setempat.

“Dalam perang melawan epidemi pneumonia dari infeksi coronavirus baru, dokter mata rumah sakit kami, Li Wenliang, sayangnya terinfeksi. Dia meninggal setelah semua upaya yang kami lakukan untuk menyadarkannya. Kami sangat berduka atas kematiannya,” demikian pernyataan perwakilan pihak Rumah Sakit melalui akun resmi Weibo.

Menanggapi berpulangnya Dokter Li, pengguna media sosial di China ramai dengan komentar yang meminta pihak berwenang meminta maaf atas perlakuan mereka terhadap Li saat ia mengingatkan bahaya virus corona

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here