Channel E – Indonesia merupakan salah satu negara yang terkenal akan destinasi liburannya yang seru. Banyak tempat wisata yang indah dan patut untuk dikunjungi sehingga menarik para traveler untuk datang.

Saat ini terdapat beberapa traveler yang memiliki gaya liburan yang berbeda satu dengan lainnya.

gambar istimewa
  1. Traveler yang cermat

Traveler tipe ini adalah melakukan pemesanan tiket pesawat empat minggu (bahkan lebih) dari tanggal keberangkatan. Selain itu mereka juga melakukan reservasi kamar hotel 3 – 4 minggu sebelumnya.

Tipe ini bersedia melakukan riset perbandingan harga kamar dan hotel secara detail demi menemukan harga terbaik, bahkan rela menunggu promosi.

Traveler ini adalah tipe orang yang sudah menyusun rencana perjalanan liburan secara komplet. Mereka biasanya lebih memprioritaskan waktu berwisata bersama keluarga.

  1. Traveler terjadwal

Traveler terjadwal membuat perencanaan perjalanan 1-2 pekan sebelum bepergian. Untuk durasi berwisata yang pendek, tipe ini lebih mengutamakan reservasi akomodasi terlebih dahulu, baru kemudian memilih modal transportasinya.

Sedangkan untuk periode bepergian yang panjang, mereka mengutamakan moda transportasinya dahulu dilanjutkan hotel. Dari segi komposisi, traveler tipe ini terdiri atas 60 persen pria dan 40 persen wanita, dan melakukan wisata bersama teman.

  1. Traveler spontan

Wisatawan ini terdiri dari 70 persen pria yang seringkali bepergian tanpa ada perencanaan khusus. Mereka malah terkesan impulsif tergantung momen dan lingkungan di sekitar mereka.

Tipe ini biasanya memesan akomodasi inap sehari sebelum keberangkatan, dan tidak memiliki rancangan perjalanan sama sekali. Spontaneous traveller cenderung memilih staycation dan bepergian sendiri.

  1. Pengalaman digital

Bagi wisatawan di Indonesia, yang namanya pengalaman digital yang baik itu penting. Sederhana saja, seperti saat check-in atau mencari informasi gate secara online.

Tidak hanya itu, karakter wisatawan di Indonesia yang mementingkan pengalaman digital yang baik ini juga mencakup soal pengalaman augmented atau virtual reality yang dianggap akan membantu ketika membuat sebuah perjalanan wisata.

Menarik nya tren ini muncul di semua kelompok umur, bukan hanya milenial tapi juga di generasi baby boomers. Seperti itulah macam macam traveler di Indonesia

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here