Wabah Virus Corona Diprediksi Akan Berakhir Pada Bulan Akhir 2020

0
34

Channel E – Jumlah pasien yang terjangkit Virus Corona di Jepang pada Rabu, 12 Februari 2020, bertambah. Menteri Kesehatan Jepang, Katsunobu Kato mengatakan ada tambahan 39 penumpang kapal pesiar Princess Diamond yang terbukti positif virus corona, termasuk salah satu petugas karantina di kapal itu.

Menyusul wabah virus corona di Cina yang tak kunjung mereda,Kementerian Perdagangan akhirnya mengeluarkan payung hukum untuk menghentikan sementara impor hewan hidup dari Cina. Adapun, produk hewan hidup yang dilarang diimpor dari Cina menurut peraturan tersebut adalah kuda, keledai, bagal dan hinnie termasuk bibitnya.

Selain itu, pula binatang hidup jenis lembu, seperti sapi, bibit sapi, sapi jantan, oxen, kerbau, babi, biri-biri, dan kambing juga dilarang untuk diimpor dari Cina. Sementara dari kelompok unggas, yang dilarang antara lain ayam dari spesies gallus domesticus, bebek, angsa, kalkun dan ayam guinea.

Selanjutnya, dari kelompok hewan hidup lainnya adalah primata, paus, lumba-lumba, anjing laut, singa laut, beruang laut, unta, kelinci, burung, burung pemangsa, burung unta, serangga, lebah dan binatang melata termasuk ular dan penyu/kura-kura.

Peraturan Menteri Perdagangan No.10/2020 tentang Larangan Sementara Impor Binatang Hidup dari Tiongkok itu sendiri resmi diundangkan dan ditandatangani oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto pada 7 Februari 2020. Adapun larangan impor sementara dari Cina itu merupakan respons dari pemerintah untuk meminimalisir masuknya virus corona ke Indonesia yang berasal dari Negeri Panda.

Diketahui, Zhong adalah pakar medis terkenal di negeri Tirai Bambu saat memerangi wabah Sindrom Pernapasan Akut Berat (SARS) pada 2003 silam.

Zhong optimistis virus corona akan segera melambat, dengan jumlah kasus baru sudah menurun di beberapa tempat.

“Saya berharap wabah ini (virus corona) atau peristiwa ini bisa berakhir pada bulan April,” kata Zhong.

Selain itu, ia juga berharap virus corona dapat mencapai puncaknya pada bulan ini.

Zhong menjelaskan, ia pun juga tidak mengetahui mengapa virus corona ini begitu menular.

“Tapi ada penurunan dalam kasus-kasus baru di provinsi selatan Guangdong dan juga di Zhejiang dan tempat lain,” jelasnya lagi.

China tercatat telah memiliki hampir 1.000 kluster penyebaran virus corona.

Dari jumlah tersebut, 83 persennya terjadi di dalam keluarga. Sisanya muncul di rumah sakit, sekolah dan pusat perbelanjaan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here