Channel E – Bipolar adalah gangguan mental yang menyerang kondisi psikis seseorang yaitu ditandai dengan perubahan suasana hati yang sangat ekstrem berupa mania dan depresi, karena itu istilah medis disebut dengan manic depressive.

Di kehidupan masyarakat, masih banyak yang salah sangka dengan seseorang yang mengalami gangguan bipolar ini. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa fakta dan mitos yang perlu kamu tahu tentang gangguan bipolar.

  1. Gangguan depresi dan bipolar itu sama
gambar istimewa

Ini mitos! Gangguan bipolar dan depresi adalah gangguan mood, tetapi bipolar tidak sama dengan depresi meskipun gangguan bipolar memang memiliki banyak gejala yang mirip dengan depresi.

Gangguan bipolar menyebabkan seseorang mengalami dua fase berbeda, yaitu fase ‘’mania’’ dan ‘’depresi’’ yang bisa muncul bergantian. Gejolak perubahan mood ini bisa terjadi drastis dan seringkali muncul tidak sesuai dengan situasi-kondisi yang sedang terjadi.

Sedangkan depresi membuat seseorang merasa sedih berkelanjutan hingga berada pada titik terendahnya, dan amat putus asa hingga kehilangan motivasi dan semangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

  1. Orang dengan gangguan bipolar akan lebih aman dengan pada fase mania

Mitos! Meskipun orang dengan gangguan bipolar mungkin mengalami peningkatan energi dan bahkan merasa sangat bahagia selama fase mania, mereka sering membuat keputusan yang buruk dan menempatkan dirinya dalam bahaya.

Gejala bipolar dari mania termasuk pemikiran yang melesat, konsentrasi yang sulit, pengambilan risiko, pengeluaran impulsif, ketidakpercayaan seksual, perilaku agresif, dan penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol.

 

  1. Perubahan suasana hati antara kebahagiaan atau kesedihan yang ekstreem adalah normal bagi kebanyakan orang, bukan hanya bagi mereka yang memiliki gejala bipolar.

Ini fakta! Perubahan suasana hati antara perasaan bahagia dan sedih adalah hal yang normal bagi kebanyakan orang. Perbedaan antara perubahan suasana hati yang normal dan gangguan bipolar adalah bahwa gejala bipolar lebih parah. Tetapi bahkan perubahan suasana hati yang parah tidak selalu mengindikasikan gangguan bipolar.

Anak-anak dan dewasa muda dengan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) mungkin mengalami perubahan suasana hati yang mengganggu. Perubahan suasana hati juga dapat terjadi lebih sering selama kehamilan atau peri-menopause.

4. Anak dan orang dewasa bisa mengalami Bipolar

Fakta! Gangguan bipolar mungkin lebih sulit untuk didiagnosis pada anak-anak karena gejala bipolar mereka berbeda dari yang terlihat pada orang dewasa. Anak-anak lebih cenderung mengalami perubahan suasana hati yang sangat cepat.

Mungkin sulit bagi dokter untuk membedakan antara gangguan bipolar dan ADHD atau gangguan stres traumatis pada remaja dan anak-anak. Setelah didiagnosis, gangguan bipolar dapat diobati pada anak-anak, sama seperti pada orang dewasa. Keterlibatan keluarga dalam perawatan juga sangat penting dalam proses pemulihan.

5. Gen satu satu nya faktor penyebab bipolar

Ini mitos! Gen memainkan peran penting, tetapi faktor-faktor lain juga terlibat.Para peneliti percaya bahwa selain hubungan genetik untuk gangguan bipolar, faktor-faktor lain, seperti lingkungan dan peristiwa kehidupan yang penuh tekanan, mungkin menjadi pemicu gejala bipolar.

6. Selain minum obat dan terapi, ada hal lain yang bisa di lakukan untuk membantu mengelola gangguan bipolar

Ini fakta! Ada banyak hal yang dapat kamu lakukan untuk membuat diri kamu lebih baik. Salah satu langkah paling penting adalah belajar sebanyak mungkin tentang kondisi tersebut.

Menjaga jadwal makan dan tidur yang teratur, menghindari stres, bekerja sama dengan dokter dan terapis, mempelajari tanda-tanda peringatan perubahan suasana hati, dan milikilah komunitas yang membantu kamu hidup dengan baik dengan gangguan bipolar.

7. Orang dengan gangguan bipolar itu berbahaya

Mitos! Orang yang didiagnosis dan dirawat karena gangguan bipolar jarang membahayakan orang lain. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa orang dengan gangguan bipolar dan penyakit mental lainnya lebih cenderung menjadi korban kekerasan daripada pelaku kekerasan.

Gangguan bipolar adalah kondisi yang dapat diobati, dan jutaan orang dengan gangguan bipolar menjalani kehidupan yang penuh, sehat, dan produktif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here