Mitos atau Fakta, Air Liur Bisa Mempercepat Penyembuhan Luka?

0
34

Channel E – Ada kebiasaan lama yang sampai saat ini masih dilakukan. Yaitu bila ada luka pada kulit, maka orang tua akan meludah lalu meletakkannya sedikit ke permukaan luka.

Secara insting, hewan akan menjilat anggota tubuhnya yang terluka, contohnya anjing. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Benjamin L. Hart dan Karen L. Powell, air liur anjing mengandung antiseptik yang dapat digunakan untuk mematikan bakteri E. coli dan Streptococcus. Ternyata, perilaku ini tidak hanya dilakukan oleh anjing, manusia secara insting juga menjilat lukanya agar cepat sembuh. Tapi, apakah ludah manusia sama “ajaibnya” dengan air liur anjing?

Walaupun saliva manusia tidak memiliki kandungan epidermal growth factor (EGF) dan nerve growth factor (NGF) yang tinggi seperti yang ada pada hewan pengerat (kedua kandungan ini dipercaya mampu membuat luka lebih cepat sembuh), saliva manusia terbukti memiliki kandungan histatin. Histatin sendiri tidak hanya berfungsi sebagai zat antijamur, tapi juga memiliki kemampuan untuk mempercepat penyembuhan luka.

Fakta ini didukung dengan penelitian yang dilakukan oleh Jia J., Sun Y., Yang H., dkk yang diterbitkan dalam jurnal PUBMED pada tahun 2012. Penelitian ini dilakukan kepada kelinci dewasa dengan kondisi luka yang diberikan zat berbeda untuk penyembuhannya.

Peneliti menemukan bahwa air ludah mempercepat sel untuk menyebar dan berpindah sehingga menyebabkan peningkatan pembuluh darah (sebuah proses yang disebut dengan angiogenesis). Hal ini membantu penyembuhan luka pada kulit.

Percobaan membantu Anda memahami mengapa luka pada mulut lebih cepat sembuh, tetapi kita tidak tahu apakah ludah memicu penyembuhan luka pada bagian tubuh lain.

Ketika orang tua “mencium luka untuk menyembuhkan” akan membantu ketika anak tidak sengaja melukai dirinya sendiri (kemungkinan karena efek placebo), yang tidak berarti ludah mereka membantu untuk mempercepat kesembuhan kaki yang terluka.

Jumlah ludah yang akan dibutuhkan tidaklah praktikal maupun higienis, tetapi riset mungkin menemukan cara baru untuk menyembuhkan luka.

Jika Anda merasa jijik, Anda bisa menambahkan beberapa bahan yang dapat juga memberikan efek yang serupa namun dengan tampilan dan aroma yang berbeda. Tambahkan madu dan pala agar Anda merasa lebih nyaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here