Channel E – Belum lama ini media sosial kembali dikejutkan dengan terbakarnya mobil di Malaysia disebabkan oleh powerbank yang meledak.

Kasus ini kemudian memicu kembali pertanyaan seputar mitos atau fakta bahaya meninggalkan powerbank di dalam mobil?

Anjar Rosjadi selaku Technical Service Executive Coordinator Astra Daihatsu Motor (ADM) menjelaskan, pada dasarnya semua perangkat elektronik yang memiliki baterai lithium  memiliki potensi untuk meledak.

“Tidak usah berbicara powerbank, baterai ABC yang kecil saja sebenarnya tidak boleh terekspos terhadap panas berlebih,” ujar Anjar.

Penggunaan powerbank di dalam mobil, kata Anjar, sebenarnya diperbolehkan dan tidak akan membuat mobil terbakar selama benar dan diperhatikan. Penyebab utama terjadinya powerbank meledak justru disebabkan oleh kecerobohan pengguna mobil itu sendiri.

“Jika powerbank diletakan di kabin mobil untuk waktu yang lama, meskipun tidak tercolok, kemudian parkir di tempat yang terik otomatis suhu di dalam mobil juga akan menjadi panas. Kondisi ini yang memicu powerbank meledak,” ujar Anjar.

Menurut Anjar, menaruh powerbank di atas jok mobil atau dasbor tetap berpotensi bisa meledak jika terpapar panas. Di sisi lain, kebakaran besar yang terjadi pada mobil faktor utamanya justru bukan dari powerbank yang meledak.

“Ledakan powerbank sebenarnya hanya menghasilkan pecikan api yang tidak terlalu besar, namun karena banyak komponen mobil yang mudah terbakar maka api cepat tersambar sehingga bisa sampai membakar seluruh mobil”

Anjar berpesan sebaiknya masyarakat lebih teliti memastikan tidak ada barang yang tertinggal ketika akan memarkir mobil. Selain itu, ada baiknya memilih menggunakan powerbank dengan kualitas yang baik, jangan yang terbuat dari baterai murahan sehingga gampang meledak atau memicu percikan api.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here