Channel E – Setelah sekian lama mangkir dari persidangan, akhirnya Gen Halilintar hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran hak cipta yang dilayangkan Nagaswara.

Sebelas bersaudara itu kompak memakai baju batik. Bahkan Atta Halilintar  yang tidak ada dalam video tersebut ikut hadir mendampingi adik-adiknya.

“Doain ya,” kata Atta Halilintar (24/02/2020)

Nantinya Thariq Halilintar akan menjadi saksi dari pihak tergugat, Gen Halilintar. Hal itu disampaikan Sunan Kalijaga selaku tim kuasa hukum melalui sambungan telepon.

“Ya sekarang saya sudah bersama 10 anak Gen Halilintar. Nanti Thariq bakal jadi saksi karena dia ada di video tersebut,” ujar Sunan Kalijaga.

Tak banyak berkomentar, Gen Halilintar pun memasuki ruangan sidang dimulai dengan berdoa bersama.

Seperti yang sudah di ketahui sebelumnya, keluarga Gen Halilintar melalui kedua orangtuanya, Halilintar Anofial Asmid dan Lenggogen Umar Faruk digugat oleh perusahaan rekaman Nagaswara.

Gen Halilintar dianggap melanggar hak cipta lantaran dianggap mereproduksi ulag lagu “Lagi Syantik” yang dipopulerkan Siti Badriah, tanpa izin.

Gugatan tersebut tercatat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor 82/Pdt.Sus-HakCipta/2019/PN.Niaga.Jkt.Pst.

Tidak hanya itu kini Gen Halilintar di gugat sebesar Rp 9,5 miliar oleh perusahaan rekaman Nagaswara Record terkait dugaan pelanggaran hak cipta.

Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum dari Gen Halilintar angkat bicara mengenai nilai gugatan tersebut.

Sunan menganggap nilai tuntutan dari Nagaswara begitu besar. Padahal kata dia Gen Halilintar saat mengcover lagu Lagi Syantik yang dipopulerkan Siti Badriah Artis besutan Nagaswara dan diunggah di Youtube bukan untuk cari keuntungan,melainkan menghibur.

“Ya mereka sangat menyesalkan. Artinya mereka bilang ‘kami ini hanya sekumpulan orang yang hanya ingin menghibur banyak masyarakat dengan kreativitas’.

Kalau pun mereka dibilang ada modal mereka bisa membuktikan bahwa ada modal di pembuatan video klip tersebut,” kata Sunan

Menurut Sunan, Gen Halilintar juga menyayangkan persoalan ini sampai dibawa ke jalur hukum.

“Seharusnya persoalan ini bisa dibicarakan secara kekeluargaan dan tidak perlu adanya gugatan atau hal hukum di luar itu,” ucap Sunan.

Di kesempatan terpisah, kuasa hukum Nagaswara, Yosh Mulyani mengaku sudah cukup lama mencoba berkomunikasi dengan pihak Gen Halilintar. Hanya saja, upaya tersebut tidak mendapatkan hasil.

“Sebelum sidang ini dijalankan kita sudah minta. Kita memang sudah bertemu. Arahnya seperti itu. Diacuhkan atau tidak sana yang berhak menjawab. Tapi tidak bertemu. Artinya tidak bertemu itu, tidak ada kesepakatan sehingga menggantung makanya kita ajukan ini,” ucap Yosh Mulyani.

Diberitakan sebelumnya, Gen Halilintar digugat secara perdata oleh Nagaswara terkait dugaan pelanggaran hak cipta. Nagaswara menuding Gen Halilintar dengan sengaja mengcover lagu salah satu artisnya dan mengunggah ke Youtube tanpa izin dari mereka.

Tak tanggung-tanggung, Nagaswara menuntut Gen Halilintar membayar ganti rugi senilai Rp 9,5 miliar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here