32 C
Jakarta
Monday, August 15, 2022

Sejarah Kain Batik

Hallo Sobat kalian pasti sering melihat kain batik bukan? Nah kali ini kita akan membahas Sejarah Kain Batik. Yuk baca dan simak agar kita tau sejarah dari Kain Batik

Batik adalan kain yang dilukis dengan cairan lilin malam menggunakan alat bernama cantik hingga membentuk lukisan-lukisan bernilai tinggi. Batik sudah ada sejak zaman kerajaan dan terus berkembang hingga sekarang. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam keraton untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya.

Batik menjadi warisan budaya dunia milik Indonesia setelah ditetapkan oleh Educational Scientific and Cultural Organisation (UNESCO) pada, 2 Oktober 2009. UNESCO menilai batik sebagai identitas bangsa Indonesia dan menjadi bagian penting seseorang di Indonesia sejak lahir hingga meninggal. Pemerintah Indonesia pun menjadikan, 2 Oktober menjadi hari Batik Nasional dan selalu diperingati.

Batik berasal dari kata “ambatik” yang artinya sebuah kain dengan banyak titik. Akhiran “tik” berati titik, tetes atau ujung yang dipakai untuk membuat sebuah titik.

Foto Istimewa

Batik secara historis berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad ke-17. Saat itu motif yang didominasi bentuk binatang dan tanaman. Namun berkembang beralih pada motif menyerupai awan, relief candi. Kerajinan batik di Indonesia dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit. Berkembangnya kesenian batik meluas di Indonesia setelah akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19. Batik cap dikenal setelah usai perang dunia I atau 1920.

Sepanjang sejarah Indonesia, perkembangan batik Indonesia dipengaruhi oleh para pedagang asing dan penjajah. Batik Keraton dianggap sebagai dasar batik Jawa. Di mana kaya motif Hindu dan dipengaruhi oleh budaya Islam.
ada zaman tersebut telah muncul batik Belanda, batik China, atau batik Hokokai. Pada awal 1950, Presiden Soekarno mendorong terciptanya gaya baru batik, yaitu Batik Indonesia. Batik Indonesia adalah sebuah simbiosis antara berbagai gaya batik, terutama dari pemerintah Yogyakarta dan Surakarta dan pantai utara jawa yang masih digunakan soga cokelat sebagai warna dasar.

Baca Juga :  BTS Boyong 10 Penghargaan dari Japan Gold Disc Awards 2022

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
8,460SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles