23.9 C
Jakarta
Saturday, August 13, 2022

Kerajaan Singasari

Kerajaan Singasari merupakan salah satu kerajaan bercorak Hindu-Buddha di Indonesia. Berlokasi di Malang, Jawa Timur, kerajaan ini dipercaya pertama kali dipimpin oleh Ken Arok pada 1222 M. Penamaan Singasari bermula saat Raja Wisnuwardhana menunjuk puteranya, Kertanegara, sebagai putra mahkota dan mengganti pusat pemerintahan kerajaan menjadi Singasari.

Seiring berjalannya waktu, Singasari, yang sejatinya merupakan nama ibu kota, justru lebih dikenal daripada nama ‘Kerajaan Tumapel’.

Ken Arok Raja Pertama Kerajaan Singasari

                                                          Foto Istimewa

Dalam catatan kitab Pararaton, disebutkan bahwa Ken Arok merupakan raja pertama Singasari. Kisah ini dimulai dari kecintaan Ken Arok pada Ken Dedes, istri Tunggul Ametung, yang kala itu memimpin wilayah Tumapel. Dikisahkan, pada mulanya, Tumapel hanya-lah sebuah kabupaten di bawah kekuasaan Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Tunggul Ametung sebagai bupati atau akuwu.

Tunggul Ametung diketahui memiliki seorang istri bernama Ken Dedes, yang begitu memikat hati Ken Arok. Keinginan untuk memperistri Ken Dedes itu membuat Ken Arok membunuh Tunggul Ametung dengan sebilah keris buatan Mpu Gandring.

Namun, kisah yang sama tak tercatat dalam naskah kitab Nagarakretagama. Naskah itu justru menyebut bahwa Kerajaan Tumapel atau Singasari didirikan oleh Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra, yang berhasil mengalahkan Kerajaan Kediri.

Sementara Prasasti Mula Malurung pada tahun 1255 menyebut bahwa Kerajaan Tumapel didirikan oleh Bhatara Siwa. Diprediksi, nama ini merupakan gelar anumerta dari Ranggah Rajasa. Selain itu, Pararaton juga menyebut bahwa sebelum berperang melawan Kediri, Ken Arok lebih dulu menggunakan julukan Bhatara Siwa.

Masa Kejayaan dan Runtuhnya Kerajaan Singasari

                                                        Foto Istimewa

Kerajaan ini mengalami masa kejayaan saat berada di bawah pimpinan Raja Kertanegara. Dia merupakan raja terakhir dan terbesar dalam sejarah Singasari selama 1272-1292 M.

Baca Juga :  MISTERI ASTEROID MERAH YANG DISEBUT "BULAN KECIL"

Kertanegara mampu memperluas wilayah kerajaan. Selain menguasai Melayu, kitab Negarakretagama menyebutkan, Singasari juga menaklukkan Pahang, Bali, Bakulapura (Kalimantan Barat), dan Gurun (Maluku).

Namun, di masa Kertanegara juga, kerajaan ini mengalami keruntuhan. Runtuhnya Singasari terjadi saat pemberontakan Jayakatwang, Bupati Gelanggelang, yang merupakan sepupu dari Kertanegara sendiri pada tahun 1292. Dalam pemberontakan itu, Kertanegara mati terbunuh.
Setelah Singasari berhasil diruntuhkan, Jayakatwang pun menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kerajaan Kadiri.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
8,430SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles