Manfaat Buah Salak Baik Untuk Daya Ingat Hingga Pencernaan

Manfaat Buah Salak Baik Untuk Daya Ingat Hingga Pencernaan
Foto Istimewa

Salak merupakan salah satu buah asli Indonesia. Di negara ini pula buah “snake fruit” ini tumbuh dengan suburnya. Buah dengan kulit hitam bersisik dan daging yang manis ini memiliki beragam manfaat kesehatan yang sayang bila tidak Anda ketahui. Simak apa saja manfaat buah salak di artikel berikut ini.

Kandungan Gizi Buah Salak

Tiap penyajian 100 gram buah salak mengandung kisaran 82 kalori. Zat besi di dalam buah salak cukup besar dan hampir memenuhi setengah asupan kecukupan gizi (AKG) harian. Vitamin B2 dan vitamin C jadi vitamin inti di buah salak dengan masing-masing AKG 15,38% dan 9,33%.

Manfaat Buah Salak untuk Kesehatan

Buah salak kaya akan vitamin dan mineral yang membantu memelihara kinerja tubuh. Ciri antioksidannya dapat melawan kerusakan pada sel dan jaringan tubuh. Ia juga melindungi tubuh dari kerusakan karsinogenik atau potensi munculnya kanker.

Konsumsi buah salak secara rutin juga menghindari tubuh dari risiko pembentukan wasir. Selain itu, salak menyimpan nutrisi beta karoten yang dapat mencegah beberapa jenis penyakit, seperti kardiovaskular, kanker, dan stroke.

Kadar protein yang terdapat di buah salak juga menawarkan peran dalam pembentukan otot tubuh. Karenanya, buah ini cocok dijadikan pelengkap latihan rutin untuk mendapatkan tubuh yang lebih sehat dan lebih berbentuk.

10. Baik untuk Kesehatan Mata

Beta karoten juga dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan mata. Zat yang terkandung di buah salak ini bertindak seperti halnya pengobatan alami untuk mata. Buah salak ini pun bisa menjadi teman makanan lain seperti wortel yang berkhasiat untuk penglihatan yang baik.

Mencukupi asupan beta karoten dapat menurunkan risiko penurunan zat makula di retina mata dan menurunkan proses terbentuknya katarak yang terjadi seiring bertambahnya umur.

Salak juga menyimpan vitamin A yang terlibat dalam pemeliharaan mata. Vitamin A juga merawat mata dari penyakit buta senja. Penyakit ini menurunkan fungsi mata saat melihat di tempat gelap atau saat malam hari.

9. Merawat Kesehatan Jantung

Karena kadar kolesterol di dalam buah salak mendekati angka nol, buah yang tumbuh subur di dataran Jawa dan Sumatera ini baik dalam melawan penyakit jantung.

Baca Juga :  Khasiat Kayu Manis Untuk Kecantikan Kulit Wajah

Kombinasi antioksidan dan kalium serta mineral lainnya berguna dalam memperlancar jalannya cairan tubuh. Selain itu, nutrisi buah tersebut juga baik bagi kesehatan jantung. Sebab, keduanya menjaga sistem kardiovaskular agar berfungsi sebaik mungkin.

Fungsi kalium sendiri pun penting dalam mengurangi tekanan darah. Sebab, kalium bekerja layaknya vasodilator atau pelebar pembuluh darah. Hal tersebut bisa menurunkan tekanan pada pembuluh dan arteri darah. Kemungkinan terjadinya regangan pada sistem kardiovaskular pun dapat diminimalisir. Ada juga suplemen Blackmores Odourless Fish Oil (Rp350.000) yang berguna untuk menjaga kesehatan jantung.

8. Meningkatkan Fungsi Memori

Jumlah kalium, beta karoten, serta pektin yang tinggi di dalam salak dipercaya mampu meningkatkan fungsi kognitif dan juga menaikkan kekuatan otak dalam mengingat. Mereka bekerja dengan cara memastikan aliran darah ke otak berjalan dengan semestinya.

Buah salak juga dapat menekan reaksi stres oksidatif dan mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif. Kondisi kedua ini menyebabkan degenerasi secara berkala hingga matinya sel saraf.

7. Memelihara Fungsi Pencernaan

Salak kaya akan serat dan vitamin. Nutrisi tersebut diperlukan dalam meredakan nyeri pada sakit perut, pergerakan usus yang tidak teratur, dan kembung. Berbagai masalah lain terkait pencernaan, seperti sembelit dan diare, juga bisa diatasi buah salak.

6. Menurunkan Berat Badan

Selain berperan dalam menghindari organ pencernaan dari masalah kesehatan, serat pada buah salak juga baik untuk menurunkan berat badan.

Hal ini didukung sifat utama serat yang memberikan efek kenyang setelah mengonsumsinya. Efek kenyang tersebut dapat menekan nafsu makan seseorang. Sehingga, keinginannya untuk makan lagi bisa ditekan.

4. Ramah Bagi Pengidap Diabetes

Berdasarkan studi yang ditulis dalam Asian Pacific Journal of Tropical Medicine, buah salak yang disajikan bersama cuka dengan komposisi polifenol yang tinggi memiliki dampak yang signifikan terhadap kondisi lipid pada partisipan diabetes dalam perawatan. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa tingkat gula darah dari partisipan menunjukkan penurunan.

Kulit salak sendiri dipakai sebagian orang untuk membuat teh herbal. Manfaat buah salak tersebut berasal dari senyawa pterostilbene yang berfungsi sebagai agen penurunan glukosa darah.

Selain itu, kulit salak tersebut juga membantu regenerasi sel di dalam pankreas. Manfaat tersebut sangat diperlukan untuk mengontrol diabetes agar tidak menjadi parah.

3. Baik Bagi Ibu Hamil

Banyak mitos mengarah pada efek memakan buah salak bagi ibu hamil. Mitos tersebut menjelaskan kalau konsumsi buah salak dapat memengaruhi kulit bayi dan menyebabkan sembelit.

Meski begitu, belum ada bukti kuat mengenai hal tersebut. Sebaliknya, buah salak mengandung berbagai nutrisi yang baik bagi ibu hamil bila dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan ataupun dalam kondisi perut kosong.

Salah satu komponen buah salak yang baik bagi kehamilan adalah pektin. Pektin membantu membangun sistem intelegensi bayi di dalam kandungan secara efektif. Hal tersebut juga meningkatkan kekuatan memori dari otak bayi.

Asupan buah salak yang cukup juga dapat meredakan masalah morning sickness yang lazim diderita ibu hamil. Kondisi tersebut ditandai dengan mual dan muntah. Gejala ini bisa terjadi kapan pun semasa kehamilan, umumnya pada empat bulan pertama masa kehamilan.

2. Memiliki Ciri Pencegah Kanker

Sumber Asian Pacific Journal of Tropical Medicine juga mengemukakan bahwa salak bisa menjadi perawatan alternatif untuk mengurangi sel kanker. Ini diperlihatkan oleh penemuan efek anti-kanker pada buah salak terhadap saluran sel pada berbagai tipe kanker. Di antara tipe tersebut adalah kanker paru-paru, hepatoma, kanker usus, dan kanker payudara.

Baca Juga :  Manfaat Jeruk Nipis Untuk Kesehatan

Kandungan antiproliferatif yang terdapat di berbagai bagian buah salak, termasuk bijinya, memiliki efek signifikan terhadap saluran sel tersebut.

Jurnal tersebut juga menjelaskan kalau buah salak memiliki dua senyawa yang berperan dalam melawan kanker. Kedua senyawa tersebut diketahui menyimpan aktivitas sitotoksik untuk melawan kanker payudara.

1. Melawan Asam Urat

Beberapa studi menunjukkan kalau buah salak memiliki kemampuan dalam menstabilkan kadar asam urat yang tinggi. Kemampuan tersebut juga yang membuatnya dapat mengatasi masalah radang asam urat.

Produksi asam urat berlebih bisa menjurus pada pengkristalan. Pengkristalan tersebut kemudian berkumpul di dalam sendi dan menyebabkan inflamasi serta nyeri karena serangan asam urat.

Buah salak mempunyai senyawa yang dapat meringankan proses pembentukan asam urat yang berlebih. Riset menyimpulkan kalau salak mengeluarkan efek antihyperuricemic. Efek tersebut terlibat dalam penurunan yang signifikan pada tingkat asam urat.

Itu dia berbagai manfaat buah salak yang baik bagi kesehatan. Menyantap buah salak tentunya dapat memberikan keuntungan bagi tubuh. Namun, Anda juga harus tetap menjaga jumlah yang Anda makan. Bukan tidak mungkin bila konsumsi makanan yang berlebihan bisa menimbulkan masalah kesehatan.

  • Nah itu tadi gais penjelasan dari kita Manfaat Buah Salak Baik Untuk Daya Ingat Hingga Pencernaan artikel lainnya disini.Tonton video menarik lainnya di Channel E Indonesia