Sinopsis Film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck (The Sinking of the van der Wijck) adalah film drama romantis Indonesia tahun 2013 yang disutradarai oleh Sunil Soraya dan diproduseri oleh Ram Soraya.

Film ini dialihwahanakan dari novel berjudul sama karangan Buya Hamka, Novel ini juga sangat legendaris, meski dibuat pada tahun 1938 karyanya tetap dinikmati hingga kini.

Dengan biaya produksi yang tinggi, Tenggelamnya Kapal Van der Wijck menjadi film termahal yang pernah diproduksi oleh Soraya Intercine Films. Proses produksinya sendiri menghabiskan waktu selama lima tahun, dan penulisan skenarionya dilakukan selama dua tahun. Film ini dirilis pada tanggal 19 Desember 2013.

Tenggelamnya Kapal Van der Wijck mengisahkan tentang perbedaan latar belakang sosial yang menghalangi hubungan cinta sepasang kekasih hingga berakhir dengan kematian.

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck OFFICIAL TRAILER - YouTube

Judul : Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, The Sinking of the van der Wijck

Negara : Indonesia

Bahasa : Indonesia, Minang, Bugis, Jawa

Genre :

Sutradara : Sunil Soraya

Penulis : Donny Dhirgantoro, Imam Tantowi

Durasi : 164 menit, 195 menit (versi extended)

Rilis : 19 Desember 2013,
11 September 2014 (versi extended)

Distributor : Soraya Intercine Films

Berlatar tahun 1930-an, dari tanah kelahirannya Makassar, Zainuddin (Herjunot Ali) berlayar menuju kampung halaman ayahnya di Batipuh, Padang Panjang. Di sana, ia bertemu dengan Hayati (Pevita Pearce), seorang gadis cantik jelita yang menjadi bunga di persukuannya.

Ingatanku tentang Van der Wijk ~ Yusran Darmawan

 

Kedua muda-mudi itu jatuh cinta. Namun, adat dan istiadat yang kuat meruntuhkan cinta mereka berdua. Zainuddin hanya seorang melarat yang tak bersuku; karena ibunya berdarah Bugis dan ayah berdarah Minang, statusnya dalam masyarakat Minang yang matrilineal tidak diakui.

Oleh sebab itu, ia dianggap tidak memiliki pertalian darah lagi dengan keluarganya di Minangkabau. Sedangkan Hayati adalah perempuan Minang santun keturunan bangsawan.

Baca Juga :  Inilah 5 Tempat Wisata Paling Horor Di Indonesia, Yuk Kita Ketahui!

Nostalgia Film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, Berikut Kutipan Cinta  Hayati dan Zainudin - Pikiran Rakyat Cirebon

 

Pada akhirnya, lamaran Zainuddin ditolak keluarga Hayati. Hayati dipaksa menikah dengan Aziz (Reza Rahadian), laki-laki kaya terpandang yang lebih disukai keluarga Hayati daripada Zainuddin.

Kecewa, Zainuddin pun memutuskan untuk berjuang, pergi dari ranah Minang dan merantau ke tanah Jawa demi bangkit melawan keterpurukan cintanya. Zainudin bekerja keras membuka lembaran baru hidupnya.

Review: Tenggelamnya Kapal van der Wijck (2013) – Krilianeh

Sampai akhirnya ia menjadi penulis terkenal dengan karya-karya masyhur dan diterima masyarakat seluruh Nusantara.

Tetapi sebuah peristiwa tak diduga kembali menghampiri Zainuddin. Di tengah gelimang harta dan kemasyhurannya, dalam sebuah pertunjukan opera, Zainuddin kembali bertemu Hayati, kali ini bersama Aziz, suaminya.

Pada akhirnya, kisah cinta Zainuddin dan Hayati menemui ujian terberatnya; Hayati pulang ke kampung halamannya dengan menaiki kapal Van der Wijck. Di tengah-tengah perjalanan, kapal yang dinaiki Hayati tenggelam.

Sebelum kapal tenggelam, Zainuddin mengetahui bahwa Hayati sebetulnya masih mencintainya.

Inilah sinopsis Film “Tenggelamnya Kapal Van der Wijck”.

lihat artikel lainnya disini.

Tonton video menarik lainnya di Channel E Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here