Memiliki kelopak mata bengkak bisa jadi sangat menyebalkan.Bagi sebagian orang, keadaan ini mungkin saja dianggap dapat mengganggu penampilan atau meruntuhkan rasa percaya diri.Belum lagi, kelompak mata bengkak bisa menimbulkan perasaan tidak nyaman di area mata, terlebih jika pembengkakannya cukup parah hingga mengganggu penghlihatan.Sebagian besar penyebab kelopak mata bengkak tidaklah berbahaya.Tapi, masalah yang tampaknya kecil ini bisa jadi cukup serius.Jadi, jika seseorang memiliki kelopak mata bengkak, ada baiknya segera menemui dokter.

Berikut ini adalah beberapa kemungkinan penyebab kelopak mata bengkak yang dapat terjadi:

61. Bintitan

Bintitan (hordeolum) adalah infeksi kelenjar di kelopak mata,Jenis bintitan yang paling umum menginfeksi kelenjar air mata yang berada di dasar bulu mata.

Bintitan juga terkadang terjadi di dalam kelopak mata karena kelenjar minyak yang terinfeksi. Bintitan biasanya dimulai dengan benjolan merah, gatal, nyeri, dan bengkak. Selama beberapa jam atau beberapa hari, bintitan biasanya mulai menyerupai jerawat. Beberapa benjolan “berkepala” putih. Dalam kebanyakan kasus, infeksi hanya menyerang satu kelenjar air mata atau minyak dan tidak memerlukan pengobatan. Kompres hangat bisa membantu meredakan nyeri.Seseorang harus menghindari berbagai produk untuk mata, termasuk makeup dan krim mata sampai bintitan hilang. Penderita juga tidak boleh mencoba mencabut bintitan karena dapat menyebarkan infeksi dan merusak mata.

52. Kalazion

Chalazion atau kalazion tampak seperti bintitan, tetapi itu bukan infeksi,Sebaliknya, kalazion terjadi ketika kelenjar minyak di kelopak mata tersumbat. Orang yang pernah mengalami kalazion cenderung bisa mengembangkannya lagi, dan benjolan bisa tumbuh cukup besar. Namun, kalazia jarang melukai. Benjolan biasanya muncul sendiri setelah beberapa hari, seperti jerawat. Kompres hangat dapat membantu kalazion hilang lebih cepat. Ketika tumbuh sangat besar, kalazia bisa mengganggu penglihatan dan bisa menjadi menyakitkan. Itu juga akan sulit untuk dibedakan, yakni antara kalazion, bintitan, atau infeksi mata. Jika benjolan tidak hilang setelah beberapa hari atau terdapat tanda-tanda infeksi lain, seperti demam, sebaiknya segera hubungi dokter.

Baca Juga :  Jenis-jenis Gangguan Kecemasan yang Wajib Diketahui!

43. Alergi

Jika mata gatal, merah, dan berair menyertai kelopak mata yang bengkak, penyebabnya bisa jadi alergi mata. Debu, serbuk sari, dan alergen umum lainnya dapat mengiritasi mata, memicu reaksi alergi.Alergi mata jarang berbahaya, tetapi bisa mengganggu. Menghindari alergen yang diketahui adalah bentuk pengobatan terbaik. Tetapi, beberapa orang merasa lega setelah mengonsumsi antihistamin, seperti Benadryl. Obat tetes mata yang dijual bebas juga dapat membantu mengatasi rasa gatal dan kekeringan Tetapi, jika keluhan terus berlanjut, seseorang harus menghubungi dokter. Dokter mungkin merekomendasikan tes alergi atau perawatan resep.

34. Kelelahan

Keletihan atau kelelahan bisa membuat kelopak mata terlihat sembab dan bengkak.
Retensi air yang terjadi dalam semalaman juga bisa memengaruhi kelopak mata. Itu bisa membuat kelopak mata terlihat bengkak dan sembab di pagi hari, terutama jika orang tersebut tidak tidur nyenyak.Menerapkan kompres dingin sambil berbaring dengan kepala ditinggikan di atas bantal dapat membantu mengasi kelopak mata bengkak ini. Minum segelas air juga dapat membantu mengurangi retensi cairan dan pembengkakan.

25. Menangis

Menangis dapat merusak pembuluh darah kecil di mata dan kelopak mata, terutama jika menangis parah atau berlangsung lama. Kelopak mata bengkak yang terjadi setelah seseorang menangis bisa jadi akibat retensi cairan, yang disebabkan oleh meningkatnya aliran darah ke area sekitar mata. Beberapa cara mengatasi kelopak mata bengkak yang bisa dilakukan karena menangis di antaranya yakni:

  • Cukup istirahat
  • Kompres dingin
  • Mengangkat kepala
  • Konsumsi cukup air putih

16. Kosmetik

Produk riasan dan perawatan kulit yang masuk ke mata dapat mengiritasi mata dan jaringan di sekitarnya, menyebabkan pembengkakan, kemerahan, dan rasa sakit.Reaksi alergi terhadap produk tersebut juga bisa memicu kelopak mata bengkak. Jika sampai mengalami mata terbakar dan bengkak, seseorang kiranya perlu menggunakan air mata buatan (obat tetes mata) untuk membantu meredakan ketidaknyamanan. Jika rasa terbakar berlanjut atau semakin parah, mereka penting untuk menemui dokter.

Baca Juga :  Penyebab, Diagnosis Hingga Faktor Risiko Polip Rahim

Lihat kesehatan lainnya disini.

Tonton video menarik dari Channel E Indonesia disini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here