Channel E“Stres bisa membuat rambut beruban!” atau “Sering-sering potong rambut, deh, kalau ingin rambut tumbuh lebih subur.” Pernah mendengar mitos seputar perawatan rambut seperti ini? Sebaiknya jangan langsung percaya. Pasalnya, mitos-mitos tersebut tidak terbukti kebenarannya. Percaya terhadap mitos perawatan rambut nggak akan menghasilkan rambut yang indah dan sehat.

Disebut mitos karena belum ada fakta atau bukti akurat yang bisa dipercaya. Akan tetapi, faktanya masih ada saja orang-orang yang percaya terhadap mitos perawatan rambut tersebut.

Supaya kamu nggak menjadi salah seorang yang percaya pada mitos yang belum tentu benar, yuk, kenali sejumlah mitos perawatan rambut yang seharusnya nggak dipercaya ini.

1. Sering menyisir bisa membuat rambut berkilau

Menyisir adalah cara merapikan rambut. Namun, sering-sering menyisir nggak membuat rambutmu jadi lebih berkilau. Alih-alih memiliki rambut berkilau, frekuensi menyisir yang terlalu sering justru akan merusak kutikula rambut sehingga tampilan rambut jadi kusam.

2. Rambut lebih indah kalau sering keramas

Perawatan rambut sederhana memang dimulai dari keramas menggunakan shampoo yang tepat. Akan tetapi, sering keramas nggak akan membuat rambutmu terlihat lebih indah.

Terlalu sering keramas akan membuat kondisi kulit kepala jadi kering sehingga timbul reaksi alami kelenjar minyak untuk memberikan kelembaban ekstra dengan memproduksi sebum. Alhasil, rambut jadi lebih berminyak karena produksi sebum berlebih.

3. Stres dapat mempercepat pertumbuhan uban

Uban alias rambut putih disebabkan oleh faktor genetik, di mana sel-sel yang memproduksi melanin nggak lagi menghasilkan warna untuk menghitamkan rambut. Kondisi ini terjadi seiring bertambahnya usia. Jadi, pertumbuhan uban seseorang nggak ada hubungannya sama sekali dengan stres.

4. Rambut berminyak tidak memerlukan kondisioner

Kita semua tahu bahwa kondisioner diciptakan untuk menghaluskan rambut serta menjaga kelembapan rambut. Nggak sedikit yang beranggapan bahwa pemilik rambut berminyak tidak membutuhkan kondisioner.

Baca Juga :  Fatimah Al Fihri, Muslimah Pendiri Universitas Pertama di Dunia

Ini adalah mitos yang nggak perlu kamu percaya, ya. Pasalnya, jenis rambut apapun dianjurkan untuk tetap memakai kondisioner. Kondisoner akan memberikan perlindungan ekstra pada rambut untuk meminimalisir kerusakan – terutama bagi kamu yang sering men-styling rambut.

5. Tidur dalam kondisi rambut basah bisa mencegah kerusakan rambut

Agak konyol sebenarnya saat membahas mitos yang satu ini. Tidur dengan kondisi rambut yang masih basah sama sekali nggak membawa dampak positif untuk kesehatan rambut. Kamu bakal merasa pusing dan rambut jadi berbau apek meskipun habis keramas.

Faktanya, tidur dalam kondisi rambut basah berpotensi merusa kutikula rambut. Alhasil, rambut jadi kusut dan susah diatur.

6. Sering potong rambut adalah cara terbaik memanjangkan rambut

Katanya kalau kita sering memotong rambut, maka hal tersebut bisa merangsang pertumbuhan rambut agar tumbuh lebih cepat dan subur. Ini adalah mitos yang lagi-lagi nggak seharusnya dipercaya.

Kesuburan rambut tidak bergantung pada frekuensi kita memotongnya. Pertumbuhan rambut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari usia, genetik, sampai dengan kecukupan nutrisi yang diperoleh rambut.

7. Sampo dan kondisioner wajib diganti setiap bulan

Kebiasaan berganti-ganti shampoo dan kondisioner tidak akan membawa hasil yang baik untuk rambutmu. Kamu wajib untuk konsisten menggunakan satu jenis shampoo dan kondisioner. Mitos seperti ini sangat menyesatkan karena kebiasaan berganti-ganti shampoo justru berpotensi menimbulkan berbagai masalah rambut.

So, kalau sudah menemukan shampoo dan kondisioner yang sesuai dengan jenis atau masalah rambutmu, cobalah untuk tetap konsisten memakainya, ya!

 

Jangan lupa kunjungi youtube kami di Channel E Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here