Channel E – Merokok dapat berbahaya bagi kesehatan Anda dan menyebabkan penyakit seperti jantung koroner,kanker paru, penyakit paru obstruktif, hingga stroke. Jika Anda sedang mencari motivasi untuk berhenti merokok maupun ingin tahu bahaya di balik kebiasaan yang satu ini, simak ulasan lengkap tentang bahaya merokok berikut, ya!

1. Risiko Kanker

gambar istimewa

rokok menjadi 90% penyebab kematian akibat kanker paru paru Bukan hanya kanker paru, merokok juga bisa menyebabkan kanker di bagian tubuh lainnya seperti: mulut, laring (kotak suara), faring (tenggorokan), kerongkongan, ginjal, serviks, hati, kandung kemih, pankreas, perut, dan kolon (usus 12 jari).

Ketika sel-sel tubuh terpapar asap rokok, saat itu pula sel dalam bahaya. Jenis rokok apa pun yang Anda isap, risiko kanker tak bisa dihindarkan. Oleh sebab itu, dampak merokok sangat berbahaya untuk organ-organ tubuh karena bisa rusak secara perlahan.

2. Sistem Imun Melemah

gambar istimewa

Asap rokok mengandung tar dan zat kimia lain yang bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh. Ketika sistem kekebalan tubuh melemah, bagian ini tidak bisa bekerja maksimal untuk melawan infeksi yang masuk.

Hal ini membuat Anda lebih rentan terkena berbagai penyakit, bahkan yang ringan sekali pun. Melemahnya sistem kekebalan tubuh juga membuat Anda menjadi lebih rentan terkena penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis atau rematik. Penyakit ini menyerang sendi di tulang tangan dan kaki. Jika tidak segera diobati, penyakit ini bisa menyebabkan keropos tulang dan kelainan bentuk sendi.

3. Risiko Diabetes

gambar istimewa

Diabetes adalah salah satu bahaya kesehatan yang bisa muncul akibat merokok. Bahkan, perokok aktif berisiko 30-40% lebih tinggi terkena diabetes dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Ini karena nikotin di dalam rokok membuat kadar gula darah menjadi terlalu naik atau terlalu turun. Selain itu, nikotin mengubah proses kimia dalam sel sehingga tidak bisa merespons insulin. Kondisi disebut dengan resistensi insulin.

Baca Juga :  Kebiasaan Olahraga yang Justru Merusak Kesehatan

Saat resistensi insulin terjadi, kadar gula darah di dalam tubuh bisa terlalu tinggi. Hal ini dikarenakan hormon insulin, bertugas membantu tubuh untuk menyerap glukosa. Terganggunya insulin akibat rokok, membuat kadar gula darah juga jadi tidak terkendali. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa meningkatkan komplikasi diabetes seperti masalah jantung, kerusakan ginjal, saraf, dan mata.

4. Penyakit Mata Dan Gangguan Penglihatan

gambar istimewa

merokok bisa meningkatkan risiko degenerasi makula hingga dua kali lipat pada orang berusia di atas 65 tahun. Degenerasi makula adalah kondisi saat makula atau titik kecil di dekat pusat retina mengalami kerusakan. Padahal, area ini bertugas membuat Anda bisa melihat benda yang ada lurus di depan. Meski tak menyebabkan kebutaan total, degenerasi makula membuat kemampuan penglihatan utama Anda menjadi terganggu.

Akibatnya, Anda akan sulit untuk melihat wajah seseorang, mengemudi, membaca, menulis, atau melakukan pekerjaan rumah. Rokok juga bahaya untuk mata karena saat Anda punya diabetes, penyakit katarak dan glaukoma jadi komplikasi yang rentan menyerang penglihatan Anda. Selain itu, penderita diabetes yang merokok berisiko lebih cepat terkena retinopati diabetik yang bisa menyebabkan kebutaan.

5. Penyakit Gigi Dan Mulut

gambar istimewa

Orang yang merokok berisiko dua kali lipat terkena penyakit gusi. Jika anda mengisap terlalu banyak rokok dalam sehari, risiko penyakit ini pun dapat meningkat tajam.

Penyakit gusi atau yang disebut dengan periodontitis adalah infeksi gusi yang bisa menghancurkan tulang penopang gigi. Periodontitis jadi salah satu penyebab utama tanggalnya gigi pada orang dewasa.

Berbagai gejala yang biasanya muncul saat seseorang terkena penyakit gusi yaitu: gusi yang bengkak dan lunak, gusi berdarah saat sikat gigi, gigi tanggal atau copot, dan gigi sensitif.

Baca Juga :  Manfaat Daun Seledri Untuk Kesehatan Tubuh

Di sisi lain, merokok bisa menodai gigi. Biasanya, perokok berat memiliki noda kuning atau cokelat di gigi bagian depan terutama di tengah. Ini karena area gigi tersebut merupakan bagian di mana rokok biasanya menempel saat diisap.

6. Penyakit Kardiovaskular

gambar istimewa

Merokok sangat berbahaya karena bisa Merusak seluruh sistem kardiovaskular Anda. Nikotin bisa membuat pembuluh darah mengencang yang kemudian membatasi aliran darah. Seiring berjalannya waktu, penyempitan akan terjadi bersamaan dengan kerusakan pada pembuluh darah. Kondisi ini bisa menyebabkan penyakit arteri perifer.

Bahaya merokok lainnya untuk kardiovaskular yaitu meningkatkan tekanan darah, melemahkan dinding pembuluh darah, dan meningkatkan risiko pembekuan darah. Hal ini membuat risiko stroke dan jantung koroner meningkat jauh lebih tinggi pada perokok dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Bahkan, orang yang merokok kurang dari lima batang sehari juga bisa memiliki tanda-tanda awal penyakit kardiovaskular.

7. Masalah Sistem Pernapasan

gambar istimewa

Asap rokok adalah zat yang bisa merusak paru-paru dan sistem pernapasan secara perlahan.

Seiring berjalannya waktu, kerusakan ini bisa menyebabkan penyakit paru obstrutif kronis [PPOK] yang tidak dapat disembuhkan.  Semakin lama dan banyak puntung rokok yang diisap, risiko PPOK juga semakin meningkat. Ini karena merokok memang menjadi penyebab PPOK yang paling umum. Munculnya suara-suara di dada seperti mengi, berderak, atau bersiul merupakan tanda awal PPOK. Sesak napas dan batuk lendir juga jadi gejala yang tidak bisa disepelekan. Pada kondisi yang parah, PPOK membuat penderitanya terengah-engah seolah mereka sedang tenggelam di dalam air.

 

 

 

Jangan lupa kunjungi youtube kami di Channel E Indonesia 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here