29.3 C
Jakarta
Saturday, August 13, 2022

Kisah Nabi Ya’Qub Menangis Hingga Buta

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,halo sahabat Kanal Pedia Islam, kembali bersama Kanalpedia Islam kali ini kita akan membahas kisah Nabi Ya’qub menangis hingga buta.

Nabi Ya’qub AS adalah putra dari Nabi Ishak bin Ibrahim dan ibunya Rifaka binti Azhar. Nabi Ya’qub AS memiliki saudara kembar bernama Al-Ais, Nabi Ishak lebih menyayangi Ais dikarenakan dia merupakan anak tertua karena istrinya lebih menyayangi Nabi Ya’qub AS karena dia merupakan anak terakhir, pada suatu ketika Nabi Ishak menginginkan seekor rusa beliau meminta Ais untuk mencarinya seekor rusa namun sebelum Ais memburu sang ibunda menyuruh Nabi Ya’qub terlebih dahulu dan dia melayani ayahnya terlebih dahulu Nabi Ihak mendoakan Nabi Ya’qub AS mudah-mudahan engkau menurunkan Nabi-Nabi dan raja-raja mengetahui hal itu Ais yang  dirundunkan rasa iri oun menjadi lebih kaku dan dingin terhadap Nabi Ya’qub. Ais menyindir karena merasa dengki terhadap Nabi Ya’qub. Melihat kejadian itu Nabi Ishak menyuruh Nabi Ya’qub AS untuk berhijrah ke Fadan Araam dan menemui sang paman bernama Laban bin Batuil, seusai nasihat sang ayah pergilah Nabi Ya’qub AS menuju kota Fadan Araam yang berada di Irak. Setelah berhari melewati padang pasir tiba lah Nabi Ya’qub AS di kota tersebut ia bertanya kepada salah satu penduduk tntang kediaman Laban bin Batuil. Penduduk tersebut menujuk ke arah Rahil seorang gadis yang cantik jelita yang kebetulan merupakan putri kedua dari Laban bin Batuil, setelah memperkenalkan diri kepada Rahil Nabi Ya’qub AS diajak untuk bertemu dengan ayahnya Laban bin Batuil. Dalam pertemuan tersebut Nabi Ya’qub AS menyampaikan pesan dari ayahnya agar mereka berdua menjadi besan dengan menikahkan salah satu putri Laban dengan Nabi Ya’qub.

Baca Juga :  Kenapa Kita Merasa Lelah dan Pusing Setelah Menangis?
NABI YA'QUB
NABI YA’QUB

KEBUTAAN NABI YA’QUB

Laban menyetujui pesan tersebut dengan syarat mengembalakan hewan ternak miliknya selama 7 tahun. Nabi Ya’qub AS menyanggupi persyaratan tersebut, setelah 7 tahun berlalu Nabi Ya’qub AS menagih janji kepada Laban. Lapun pun menjodohkan putri pertamanya bernama Laiya namun Nabi Ya’qub lebih menginginkan menikahi Rahil seorang gadis yang dia jumpai pertama kali saat berada di kota Fadan Araham. Labun pun menyarankan Nabi Ya’qub AS untuk menikah Laiya terlebih dahulu setelah itu dia diizinkan untuk menikahi Rahil sebagai istri kedua dengan syarat bahwa Nabi Ya’qub AS harus bersedia mengembalakan hewan ternak milik Laban selama 7tahun pada masa Nabi Ya’qub belum ada larangan untuk menikahi kakak beradik dalam satu waktu hingga diturunkan dalam surat An-nisa ayat 23 Nabi Ya’qub AS kemudian dia menikah dengan kedua putri dari pamannya yaitu Laban bin Batuil pada saat itu Laban menghadiahkan kepada kedua putri eorang pembantu perempuan bernama Zulfa dan Balah beberapa tahun kemudian Nabi Ya’qub AS menikahi kedua asisten rumah tangga tersebut dia memiliki 12 seorang anak dari keempat istrinya salah satunya Nabi Yusuf AS dari istrinya bernama Rahil, Nabi Yusuf merupakan anak kesayangan Nabi Ya’qub sehingga mengakibatkan iri dengan terhaap saudara-saudaranya pada suatu hari saudara-saudaranya berencana membuang Nabi Yusuf AS dari kehidup mereka mengatur strategi untuk menyingkirkan Nabi Yusuf AS dan rencana tersebut berhasil Nabi Yusuf AS terjebak pada sebuah sumur jebakan Sbud berasal dari saudara-saudaranya yang iri dengki terhadapnya sejak saat itu Nabi Ya’qub AS dirindukan kesedihan yang berkepanjangan karena kehilangan putra tercintanya yaitu Nabi  Yusuf AS  sepanjang hari dia menangisi kepergian Nabi Yusuf AS dan akhirnya dia menjadi buta beberapa tahun kemudian Nabi Ya’qub mendengar kabar dari anak anaknya jika Nabi Yusuf AS putra tercintanya masih hidup. Nabi Yusuf AS yang sebelum nya bertemu dengan saudara saudaranya yang iri dengannya memerintahkan mereka untuk memberikan gamisnya kepada Nabi Ya’qub AS dan di usapkan kewajah Nabi Ya’qub agar ayahnya dapat melihat kembali atas izin Allah SWT Nabi Ya’qub AS dapat melihat kembali dan berkumpul dengan keluarganya.

Baca Juga :  TRADISI UNIK IDUL ADHA DI DUNIA

Nah, untuk info selanjutnya? yuk langsung aja mampir ke channel youtubenya “KanalPedia Islam”

BACA JUGA Wafat nya Fatimah Az-Zahra

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
8,430SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles