29.9 C
Jakarta
Friday, August 19, 2022

Asal-usul Setrika, dari Setrika Arang Sampai Setrika Robotik

Channel E – Kalian pasti tahu yang namanya setrika. Iya, setrika untuk merapikan baju yang kusut.Baju yang kusut tentunya tidak nyaman digunakan dan mengurangi keindahan. Untuk itu manusia mencari cara agar pakaian mereka tidak kusut untuk penampilan sehari-hari.

Zaman dahulu sebelum mengenal setrika, orang-orang yang mulai merapikan baju yang kusut dengan berbagai macam alat.
Contohnya pemukul pakaian, detekan dengan besi yang saling menghimpit, logam panas, setrika arang, setrika gas, dan setrika listrik.
Setrika  listrik pertama kali diciptakan oleh Henry W. Weely pada 6 Juni 1882, di New York. Sejak saat itu merapikan baju yang kusut menjadi lebih mudah.
Tapi model setrika listrik ini belum sempurna, karena permukaan besi yang dipanaskan cepat sekali menjadi dingin.

Lalu, pada 1905, Earl Holmes Richardson mengatur agar elemen panas ini dipusatkan pada titik ujung setrika, dan dinamai Hotpoin. Joseph Myers dari The Silex Company pada 1920, memperbaiki modelnya lagi, dengan menambahkan control panas otomatis dan mulai dijual pada 1984. Kini setrika sudah mengalami berbagai perubahan yang lebih canggih, dengan inovasi sepesrti uap panas atau mesin pelipat robotik.Pelipat robotik memungkinkan kita hanya memasukkan pakaian satu per satu. Lalu kegiatan menyetrika serta melipat dilakukan oleh mesin.

Setrika uap adalah yang paling digemari sekarang. Pakaian lebih cepat halus, karena uap air yang dihasilkan lebih memudahkan proses menyetrika.Pakaian rapi seketika dengan sekali gosok. Sangat menghemat waktu dan tenaga. Setrika uap yang baik memiliki opsi otomatis untuk menyemprotkan kabut atau percikan air yang berfungsi membasahi pakaian, sehingga lebih mudah untuk menghilangkan kerutan. Jika kamu menggunakan setrika kering, kamu tidak akan memiliki opsi ini. Kamu harus menggunakan semprotan pelicin pakaian untuk membasahi pakaian dan benar-benar menekan kerutan yang membandel.

Proses pembersihan
Setrika biasa akan memiliki tapak setrika yang datar, sehingga ini membuatnya lebih mudah dibersihkan.
Sementara setrika uap memiliki banyak lubang uap untuk melepaskan uapnya. Ini memang membutuhkan lebih banyak kerumitan dalam hal pembersihan, karena kamu harus memerhatikan setiap lubang jika mereka tersumbat

Baca Juga :  Asal Usul Monas ( Monumen Nasional )

Fleksibilitas
Fitur terbaik dari setrika uap adalah dapat berfungsi ganda sebagai setrika kering. Kamu tidak selalu perlu menggunakan fungsi uap. Jika kamu mengosongkan tangki air, kamu akan mendapatkan setrika kering. Bagaimanapun, penting untuk sesekali mengosongkan tangki air pada setrika uap. Beberapa bahan pakaian, seperti satin dan sutra, perlu disetrika kering.   Sayangnya, setrika kering tidak akan pernah bisa berfungsi ganda sebagai setrika uap. Mereka tidak serbaguna seperti setrika uap. Jika kamu menginginkan sesuatu yang memiliki fitur ekstra, setrika uap adalah pilihan utama.

 

 

Jangan lupa kunjungi youtube kami di Channel E Indonesia 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
8,500SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles