Channel E – Laba-laba yang berkaki delapan dan memiliki mata lebih dari sepasang ini ternyata banyak ditakuti oleh manusia. Jika teman-teman takut dengan hewan yang satu ini, tak perlu khawatir. Sebab, laba-laba yang tidak beracun tidak pernah tertarik dengan manusia.

Dan ada salah satu jenis laba-laba yang paling ditakuti manusia, yaitu laba-laba tarantula, yang dikenal dengan nama ilmiah Theraphosidae. Namun, karena tarantula dikenal menakutkan, orang jadi salah mengira kalau semua laba-laba adalah hewan menakutkan. Ini karena terdapat mitos-mitos tentang laba-laba yang tersebar dan dikenal banyak orang.

Nah, untuk mengetahui mitos dan fakta laba-laba, mari kita simak penjelasan berikut ini.

1. Laba-Laba Agresif

Apakah semua laba-laba bersifat agresif? Laba-laba dikenal suka menggigit manusia, namun apakah pernyataan ini fakta? Lizzy Lowe, seorang kandidat doktor dari Fakultas Ilmu Biologi Universitas Sidney, menemukan faktanya.

Tidak semua laba-laba adalah hewan agresif, dari banyak laba-laba yang ia telah teliti, hanya sedikit yang punya sikap melawan dan menggigit manusia. Gigitan laba-laba bisa terjadi ketika ia merasa tertekan atau terkejut, namun kebanyakan laba-laba bahkan tidak menyadari keberadaan manusia.

Lizzy sudah meneliti puluhan ribu laba-laba selama 30 tahun. Dengan waktu selama itu, Lizzy hanya pernah digigit dua kali. Kedua gigitan tersebut juga tidak mengakibatkan efek yang berbahaya.

2. Bekas Gigitan Misterius Berasal dari Laba-Laba

Banyak orang percaya, bahwa saat kita mendapatkan luka memar atau bekas gigitan misterius di malam hari, artinya kita digigit laba-laba. Pernyataan ini merupakan mitos paling tidak bisa dipercaya menurut sains dan ilmu pengetahuan.

Faktanya, laba-laba tidak memiliki alasan khusus untuk menggigit manusia saat tidur. Selain karena laba-laba tidak tertarik pada darah manusia, laba-laba tidak menggigit tanpa alasan. Apalagi letak taring laba-laba berada di bawah tubuhnya, sehingga sulit bagi laba-laba menggigit kita saat posisinya berada di bawah kita.

Baca Juga :  Fakta Menarik Hewan Harimau

Mitos ini akan menimbulkan bahaya jika terlalu dipercaya. Pasalnya, infeksi kulit dan luka misterius bisa jadi masalah kesehatan kulit yang perlu segera mendapat perawatan.

3. Laba-Laba Bukan Serangga

Orang-orang sering salah mengira bahwa laba-laba termasuk serangga. Padahal pernyataan ini sepenuhnya mitos. Laba-laba memang berada di filum yang sama dengan serangga, yaitu Arthropoda.

Namun, faktanya laba-laba dan serangga berasal dari kelas yang berbeda. Laba-laba termasuk ke dalam kelas Arachnida, sedangkan serangga termasuk ke dalam kelas Insecta.

Perbedaan tersebut juga terletak pada bentuk fisiknya. Laba-laba punya empat pasang kaki, sedangkan serangga punya tiga. Laba-laba punya dua bagian tubuh, yaitu cephalotorax yang merupakan tempat kaki laba-laba berada, dan perut. Sedangkan serangga punya tiga bagian tubuh, yaitu kepala, dada, dan perut.

 

 

Jangan lupa kunjungi youtube kami di Channel E Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here