30.1 C
Jakarta
Tuesday, July 9, 2024

Sosok Ayah Paling Buruk dalam Sejarah, Jangan Ditiru!

Selain sosok ibu, ayah adalah sosok penting dalam keluarga yang menjadi pemimpin sekaligus imam. Lewat ketegasan, proteksi, dan kasih sayangnya, ayah menurunkan berbagai nilai yang diadopsi oleh anak-anaknya.

Bagaimana jika sosok ayah di keluarga rusak? Maka, anak-anak dan keluarga terkena imbasnya. Dan, sepanjang sejarah, beberapa sosok terkenal sebagai bukan ayah teladan. Jangan ditiru, inilah sosok ayah paling jahat dalam sejarah!

Konstantinus I

gambar istimewa

Konstantinus I (Κωνσταντῖνος) terkenal sebagai kaisar Romawi Kuno yang memakmurkan peradaban tersebut, dari segi perekonomian hingga wilayah. Bahkan, Konstantinus Agung terkenal sebagai kaisar Romawi Kuno pertama yang memeluk Kekristenan. Meski begitu, Konstantinus tidak segan-segan terhadap anaknya, Crispus.

Sebagai anak sulung, Konstantinus mempercayakan berbagai invasi militer kepada Crispus, dan sang putra terus membuktikan dirinya. Namun, pada 326 Masehi, Konstantinus menjatuhkan hukuman mati kepada Crispus. Selain itu, Konstantinus juga menjatuhkan hukuman mati pada istrinya sendiri, Fausta.

Konon, Konstantinus Agung curiga kalau istrinya selingkuh dengan putra sulungnya sendiri. Oleh karena itu, Konstantinus Agung juga mewajibkan damnatio memoriae, sehingga seluruh catatan sejarah mengenai Crispus dan Fausta dimusnahkan dari alur sejarah.

Ivan IV

gambar istimewa

Berkuasa atas Rusia pada 1547 sampai 1584, Tsar Ivan IV ( Ива́н Васи́льевич) mengubah wajah Rusia dari kerajaan Abad Pertengahan menjadi sebuah kekaisaran yang besar. Meski begitu, sang Tsar memiliki gelar “Mengerikan” dan beberapa catatan sejarah mengungkapkan kemungkinan bahwa Ivan IV mengidap gangguan kejiwaan.

Korbannya? Putra dan cucunya! Pada 1581, Ivan IV murka melihat menantunya, Yelena Sheremeteva, mengenakan pakaian minim, dan memukulnya hingga Yelena keguguran. Suami Yelena dan putra Ivan, Ivan Ivanovich (Ива́н Иванович), marah akan hal tersebut dan bertengkar dengan sang ayah.

Ivan IV kemudian mengambil tongkat tajam dan menusuk kepala Ivanovich. Ivanovich pun meregang nyawa dan sang ayah, sadar akan perbuatannya, berdoa agar anaknya tak wafat, meski akhirnya ia wafat juga. Ivan IV sendiri wafat pada 1584 akibat stroke.

Pyotr I

gambar istimewa

Pyotr I (Пётр Алексе́евич) adalah tsar Rusia dari 1682 sampai 1725. Meski dijukuki “Pyotr Agung”, gelar tersebut hanya berlaku untuk jasa sang tsar untuk Rusia. Di balik pintu, Pyotr I adalah sosok ayah yang tak kenal ampun. Dari dua istrinya, Pyotr I memiliki 14 anak yang kebanyakan sudah wafat.

Salah satu yang menjadi korban kebengisan sang ayah adalah Alexei Petrovich. Putra pertama dari pernikahannya dengan istri pertamanya, Alexei memang benci pada ayahnya atas perlakuannya terhadap ibunya, Eudoxia Lopukhina. Pyotr I menuduh Alexei berniat untuk makar dan membunuhnya. Jadi, ia menyiksa Alexei hingga wafat.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Captcha verification failed!
CAPTCHA user score failed. Please contact us!

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
26,900SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles