25.6 C
Jakarta
Sunday, June 26, 2022

5 Pemain Pinjaman Terburuk dalam Sejarah English Premier League

Jendela bursa transfer selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh setiap klub sepak bola. Ada dua opsi yang bisa dilakukan setiap klub dalam merekrut pemain baru, yakni kesepakatan permanen atau peminjaman. Belakangan, kesepakatan peminjaman menjadi hal yang cukup sering dilakukan oleh klub-klub English Premier League (EPL). Dari sekian banyak kesepakatan peminjaman yang terjadi, ada beberapa pemain top yang tampil sangat buruk dalam sejarah Premier League.

Saul Niguez

6 Pemain Pinjaman Terburuk dalam Sejarah English Premier League

Saul Niguez direkrut Chelsea dari Atletico Madrid pada musim panas 2021. Dengan pengalaman serta kualitas yang dimiliki, kehadirannya diharapkan mampu membuat lini tengah The Blues tampil jauh lebih solid. Namun, ia justru gagal menemukan permainan terbaiknya di Stamford Bridge.

Sepanjang musim 2021/2022, Saul tercatat hanya tampil sebanyak sepuluh kali di ajang Premier League. Karena minim kontribusi, manajemen Chelsea pun memutuskan untuk mengembalikan Saul ke Atletico Madrid pada akhir musim.

Denis Suarez

6 Pemain Pinjaman Terburuk dalam Sejarah English Premier League

Denis Suarez telah menjadi bagian dari skuad Barcelona sejak tahun 2013. Akan tetapi, gelandang asal Spanyol itu tidak pernah menjadi pilihan utama di lini tengah Blaugrana. Pada Januari 2019, ia dipinjamkan ke Arsenal selama enam bulan. Dalam periode yang singkat itu, Suarez hanya tampil empat kali di kompetisi Premier League. Cedera menjadi faktor utama Suarez gagal tampil maksimal bersama The Gunners kala itu. Setelah kembali ke Camp Nou, ia langsung dijual Barcelona ke Celta de Vigo.

Radamel Falcao

6 Pemain Pinjaman Terburuk dalam Sejarah English Premier League

AS Monaco mendatangkan Radamel Falcao dari Atletico Madrid dengan biaya yang cukup mahal, 43 juta euro atau Rp660 miliar pada Juli 2013. Sayangnya, penyerang asal Kolombia itu gagal bersinar pada musim debutnya karena mengalami cedera.

Baca Juga :  Konflik Ukraina-Rusia Sudah Hancurkan Sejarah Sepak Bola

Ia kemudian dipinjamkan ke Manchester United pada September 2014. AS Monaco berharap Manchester United mau membeli Falcao secara permanen pada akhir musim. Namun, Falcao juga gagal menunjukkan performa terbaiknya di Old Trafford. Dari 26 laga di Premier League, ia hanya menorehkan 4 gol bagi Setan Merah.

Pada musim 2015/2016, Falcao kembali dipinjamkan AS Monaco ke Chelsea selama semusim. Sayangnya, sang pemain kembali gagal tampil apik di Premier League. Ia bahkan hanya menciptakan 1 gol dari 10 pertandingan.

Simone Zaza

6 Pemain Pinjaman Terburuk dalam Sejarah English Premier League

Simone Zaza direkrut West Ham United dari Juventus pada musim panas 2016. Untuk meminjam penyerang asal Italia itu, West Ham harus mengeluarkan biaya senilai 5 juta euro atau Rp76 miliar. Namun, sang pemain gagal menciptakan satu pun gol dari 11 pertandingan untuk The Hammers. Hanya bertahan enam bulan, Zaza langsung diputus kontraknya oleh manajemen West Ham. Sejak saat itu, kariernya makin merosot dan kerap bergonta-ganti klub. Kini pria berusia 30 tahun itu menjadi bagian dari skuad Torino.

Alexandre Pato

6 Pemain Pinjaman Terburuk dalam Sejarah English Premier League

Alexandre Pato sempat dikenal sebagai pemain yang cerdik, lincah, dan menakutkan pada masanya. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak klub yang kepincut dengan kualitasnya. Namun, saat bergabung bersama Chelsea dengan status pinjaman, ia justru mengalami penurunan performa yang sangat drastis.

Penyerang asal Brasil itu tercatat hanya tampil 2 kali dan mencetak 1 gol bagi The Blues. Uniknya, satu-satunya gol sang pemain tercipta dari titik penalti saat melawan Aston Villa. Cedera menjadi penyebab utama Pato gagal tampil menjanjikan di Stamford Bridge.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
8,000SubscribersSubscribe

Latest Articles