25.6 C
Jakarta
Sunday, June 26, 2022

Gigi Patah, Berbahayakah Bila Dibiarkan?

Punya gigi patah memang tidak selalu menimbulkan keluhan. Namun, tahukah kamu bahwa gigi patah bisa berbahaya jika terus dibiarkan? Yuk, simak penjelasannya! Kasus gigi patah sering ditemukan pada anak-anak. Meski demikian, kondisi tersebut nyatanya juga bisa terjadi pada orang dewasa.

Gigi patah tak selalu menimbulkan gejala. Oleh karena itu, orang yang mengalaminya mungkin akan mengabaikan kondisi tersebut tanpa perawatan. Padahal, membiarkan gigi patah tanpa perawatan bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, lho! Yuk, cari tahu apa saja bahaya yang bisa terjadi akibat gigi patah dibiarkan lewat fakta di bawah ini!

Efek Gigi Patah pada Anak dan Dewasa

gambar istimewa

Gigi patah dibagi menjadi 2, yakni gigi patah dengan bagian yang lepas dan gigi patah tanpa terlepas sehingga masih menempel dan terlihat utuh. Gigi patah bisa terjadi karena trauma, seperti kecelakaan, jatuh, terbentur, terpukul, kebiasaan mengunyah makanan keras, dan karies.

Faktanya, gigi patah bisa berdampak pada kualitas hidup anak-anak. Hal ini berkaitan dengan kekhawatiran anak saat melihat bentuk giginya, yang menimbulkan kesan kurang estetik pada penampilan. Beberapa anak bahkan menjadi malu untuk tersenyum atau tertawa karena mengalami gigi patah.

Gigi patah pada anak juga rentan membuatnya mudah marah

gambar istimewa

Karena hal tersebut, tak sedikit pula anak yang enggan bersosialisasi dengan teman-temannya. Parahnya lagi, gigi patah pada anak juga rentan membuatnya mudah marah dan tidak mampu menguasai emosinya dengan baik. Lantas, bagaimana dengan efek gigi patah pada orang dewasa?

Tidak jauh berbeda dengan yang dialami anak-anak. Gigi patah pada orang dewasa juga dapat menghalangi keinginan untuk tersenyum atau tertawa. Orang dewasa yang mengalami kondisi tersebut juga bisa merasa kurang percaya diri dengan penampilannya. Atas dasar itu, gigi patah sebaiknya segera ditangani dengan melakukan perawatan yang tepat.

Baca Juga :  Sering Menahan Kentut Bisa Berbahaya, Inilah Penjelasan Lebih Lanjut

Bahayanya Jika Gigi Patah Dibiarkan

gambar istimewa

Tidak semua kasus gigi patah menimbulkan gejala. Apabila terjadi, gejalanya bisa berupa rasa sakit hebat, nyeri spontan, gigi sensitif terhadap panas dan dingin, bengkak di sekitar gigi dan gusi, serta demam. Terlepas dari itu, gigi patah mesti segera mendapatkan pertolongan pertama.

Sebab, gigi patah yang dibiarkan tanpa perawatan bisa ‘membuka pintu’ bagi kuman untuk menyusup masuk ke dalam gigi. Kuman yang berhasil masuk ke dalam gigi akan menghasilkan racun (endotoksin), yang berpotensi menyebabkan peradangan pada pulpa gigi (pulpitis). Kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit berdenyut.

Bisa meningkatkan risiko peradangan jaringan periodontal

gambar istimewa

Tidak berhenti di situ, gigi patah yang dibiarkan tanpa perawatan juga bisa meningkatkan risiko peradangan jaringan periodontal (periodontitis). Jika pada tahap ini keluhan tak kunjung diobati, risiko terjadinya abses gigi bisa melonjak tinggi. Waspada, abses gigi bisa menyebabkan bengkak dan keluarnya nanah, lho.

Hal ini membuat kondisi rongga mulut kamu semakin tidak kondusif. Kamu juga akan memiliki aroma napas yang tidak sedap. Mengetahui bahaya gigi patah, kamu sebaiknya tidak lagi menganggap sepele kondisi tersebut.

Melakukan rontgen panoramic atau periapikal

gambar istimewa

Segera berobat ke dokter gigi, apalagi jika kamu sering merasa ngilu ketika mengunyah makanan. Dokter gigi mungkin akan menyarankan kamu untuk melakukan rontgen panoramic atau periapikal guna memastikan kondisi gigi secara keseluruhan. Jika benar terdapat gigi patah atau retak dan kondisinya masih di atas garis gusi, dokter biasanya akan melakukan penambalan dan perawatan saluran akar.

Namun, jika garis patahan gigi berada di bagian akar, dokter biasanya akan melakukan pencabutan. Jangan tunda untuk segera periksa ke dokter gigi apabila kamu merasa mengalami gejala-gejala gigi patah. Jangan dibiarkan, agar kamu tak mengalami bahaya gigi patah bagi kesehatan.

Baca Juga :  Penyakit lupus

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
8,000SubscribersSubscribe

Latest Articles