27.3 C
Jakarta
Tuesday, January 31, 2023

Lubang Misterius Cile Semakin Membesar

Sebuah lubang besar di Cile ukurannya telah berlipat ganda. Lubang ini cukup besar untuk menelan Arc de Triomphe Prancis. Para pejabat memerintahkan pekerjaan berhenti di tambang tembaga terdekat. Lubang yang muncul pada 30 Juli ini sekarang membentang sepanjang 50 meter dengan kedalaman 200 meter. Awalnya, lubang di dekat kota Tierra Amarilla berukuran sekitar 25 meter dengan air terlihat di dasarnya.

Bangunan seperti Space Needle di Amerika Serikat juga akan dengan mudah masuk ke dalam lubang tersebut. Sama nasibnya dengan enam patung Christ the Redeemer dari Brasil yang ditumpuk dari kepala hingga lengan raksasa yang terbentang bisa ditelan lubang tersebut.

Dinas Geologi dan Pertambangan Nasional Cile mengatakan pekan lalu, bahwa pihaknya masih menyelidiki lubang menganga itu. Mereka menyatakan telah memasang pompa ekstraksi air di tambang. Dalam beberapa hari ke depan akan menyelidiki ruang bawah tanah tambang untuk potensi ekstraksi berlebih.

Pejabat setempat telah menyatakan kekhawatirannya bahwa tambang Alcaparrosa bisa saja banjir di bawah tanah, membuat tanah di sekitarnya tidak stabil. Walikota Tierra Amarilla Cristobal Zuniga menyatakan, jika longsor terjadi di sekitarnya, kondisi itu akan menjadi bencana luar biasa.

Layanan geologi memerintahkan semua pekerjaan dihentikan

Lubang Misterius Cile

Layanan geologi dan pertambangan mengatakan pun memerintahkan semua pekerjaan dihentikan. Mereka mengatakan, sedang memulai proses pemberian sanksi meski tidak memberikan perincian tentang tindakan apa yang akan dilakukan. Lubang ini berlokasi di dekat tambang Alcaparrosa yang dioperasikan oleh perusahaan Kanada Lundin Mining, sekitar 665 km utara Santiago.

Lundin tidak segera membalas permintaan komentar. Perusahaan pekan lalu mengatakan, lubang itu tidak mempengaruhi pekerja atau anggota masyarakat dan sedang bekerja untuk menentukan penyebabnya. Lundin memiliki 80 persen kepemilikan dari properti itu dan sisanya dipegang oleh Sumitomo Metal Mining Co Ltd dan Sumitomo Corporation Jepang.

Baca Juga :  Manfaat Pasak Bumi, Bukan Hanya untuk Obat Kuat

Sebuah lubang besar di Cile ukurannya telah berlipat ganda. Lubang ini cukup besar untuk menelan Arc de Triomphe Prancis. Para pejabat memerintahkan pekerjaan berhenti di tambang tembaga terdekat.

Lubang yang muncul pada 30 Juli ini sekarang membentang sepanjang 50 meter dengan kedalaman 200 meter. Awalnya, lubang di dekat kota Tierra Amarilla berukuran sekitar 25 meter dengan air terlihat di dasarnya.

Bangunan seperti Space Needle di Amerika Serikat juga akan dengan mudah masuk ke dalam lubang tersebut. Sama nasibnya dengan enam patung Christ the Redeemer dari Brasil yang ditumpuk dari kepala hingga lengan raksasa yang terbentang bisa ditelan lubang tersebut.

Lubang sinkhole di area tambang tembaga Cile

ilustrasi Lubang sinkhole di area tambang tembaga Chili

Lubang sinkhole muncul di Chile yang terbuka tersebut berlokasi di kawasan tambang tembaga Alcaparrosa. Menurut perusahaan Kanada yang memiliki tambang tersebut, Lundin Mining, kemunculan lubang tersebut tidak menyebabkan kerusakan, serta tidak ada laporan korban yang mengalami cedera. Ahli geologi Sernageomin saat ini sedang menyelidiki lubang tersebut dan telah menempatkan perimeter keamanan 328 kaki (100 m) di sekitar lokasi.

Lubang sinkhole adalah lubang yang terbentuk di atas area di mana air berkumpul di bawah tanah tanpa drainase eksternal, yang menyebabkan air mengikis gua-gua bawah tanah. Sinkhole juga dapat terbentuk secara teratur di dekat tambang tua dan masih aktif dengan aktivitas pertambangan, di mana sejumlah batu dan bijih telah diekstraksi.

Untuk diketahui, bahwa lubang sinkhole sering terbentuk secara bertahap selama bertahun-tahun. Akan tetapi, lubang ini juga dapat terbuka secara tiba-tiba, yang dalam banyak kasus menyebabkan kerusakan, menelan rumah, mobil hingga jalan. Walikota Tierra Amarilla, Cristóbal Zúñiga mengatakan bahwa bahwa aktivitas penambangan Alcaparrosa telah merugikan masyarakatnya.

Baca Juga :  11 Orang di Kenya Tewas Dibunuh oleh Pencuri Ternak

Menurut Cristóbal Zúñiga, getaram dan ledakan yang terjadi di area tambang, setiap harinya, telah menghancurkan rumah dan jalan, dan kini menghancurkan tanah dengan munculnya lubang sinkhole di kawasan tersebut.

“Hari ini (lubang sinkhole muncul di Chile) terjadi di ruang yang merupakan properti pertanian, tetapi ketakutan terbesar kami sekarang adalah bahwa ini bisa terjadi di tempat berpenduduk, di jalan, di sekolah,” tambah Zuñiga.

Nah, itulah penjelasan tentang lubang sinkhole yang muncul di Chile yang terbuka  berlokasi di kawasan tambang tembaga Alcaparrosa.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

23,893FansLike
1,879FollowersFollow
18,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles